Polres Raja Ampat ajak Masyarakat dan Pelajar Vaksin Jangan Takut Semua Sudah Teruji

Laporan ; Derek / Editor ; YR

RAJA AMPAT, [kabarpublik.id] – Polres Raja Ampat terus menyasar beberapa lokasi dilakukan vaksinasi mencapai target 50%.

Vaksinasi tersebut menindaklanjuti instruksi pimpinan bahwa di akhir bulan November harus mencapai target 50%,dari jumlah sasaran yang ada,Terang.AKBP.Andy Prihastomo.

Kapolres Raja Ampat,AKBP, Andy Prihastomo SH, SIK.MH, mengatakan beberapa minggu belakangan ini polres Raja Ampat terus melakukan upaya-upaya untuk percepatan vaksinasi.kamis 18/11/2021.

Terutama untuk mengejar target 50%, bekerja sama dengan pihak RSUD dan Puskesmas di waisai terus melakukan vaksinasi dengan sasaran 21517 orang.

Dikatakannya secara teori fasilitas puskesmas di Raja Ampat  ada 19,dan 1  RSUD maka jumlah 20 Pusat Pelayanan vaksinasi,sehingga untuk bicara diatas kertas 460 orang  dibagi masing-masing puskesmas akan mempunyai beban 23 orang per hari di harus vaksin

Namun prakteknya di lapangan bahkan kenyataan selama ini,saya mendapatkan laporan dari dinas kesehatan dan anggota kita di lapangan yang melakukan vaksinasi hanya RSUD dan Puskesmas waisai.

Sedangkan puskesmas yang lain kurang optimal dalam hal melakukan vaksinasi, Sehingga untuk mengejar ketinggalan itu sesuai hasil rapat Pemda Raja Ampat dan Polres Raja Ampat, memberlakukan vaksinasi terhadap penumpang berangkat dari pelabuhan Waisai.dan penumpang yang tiba

Namun beberapa hari dilakukan evaluasi akhirnya untuk penumpang yang tiba dihentikan pemberlakuan ini hanya untuk yang berangkat, karena Penumpang yang tiba setelah dilakukan screening banyak yang tidak memenuhi syarat, Setelah diperiksa tensinya tinggi, mungkin karena faktor kecapean di perjalanan.

Kami juga melakukan serbuan vaksin di beberapa titik,Jadi tiada hari tanpa vaksin kemudian kami juga melakukan pendekatan Vaksinasi ini  terhadap masyarakat, Karena ada informasi masyarakat mau vaksin namun Kendala masalah tempat/lokasi yang jauh sehingga tentu meninggalkan tempat terutama pekerjaannya atau usahanya.

Dan akhirnya atas upaya-upaya polres Raja Ampat menempatkan lokasi  yang mudah dijangkau terutama kepada pedagang pasar yang belum vaksin, untuk dijadikan pusat pelayanan vaksin.

Ditambahkan Andy  vaksinasi tersebut disertai dengan pemberian  bantuan bahan pokok (Bapok) ini menarik minat masyarakat untuk melakukan vaksin, Sambung dia Tak Hanya itu Polres Raja Ampat akan  menyasar ke sekola-sekolah di Waisai karena sudah kegiatan tatap muka sementara sedang berjalan,

Padahal seharusnya tidak boleh minimal vaksinasi 70 % sekolah tersebut dilakukan  tatap muka, namun  kenyataan disini belum mencapai target dimaksud,sudah dilakukan tatap muka.

Oleh karena itu, untuk pelajar sendiri langkah-langkah yang diambil agar menarik minat untuk vaksin sedang dilakukan beberapa kegiatan  doorprize, Seperti pemberian laptop dan Handphone, mengingat ini jaman teknologi yang pasti proses belajar mengajar  menggunakan alat komunikasi Ujarnya. Andy Prihastomo.(drk)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar