GORONTALO [kabarpublik.id] – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil langkah strategis dalam penanganan bantuan untuk korban banjir dengan mengganti penyaluran makanan siap saji menjadi bentuk natura.
Langkah ini diambil untuk mempercepat distribusi makanan sekaligus membangun kemandirian para pengungsi selama masa transisi.
Asisten Administrasi Umum Sekda, Haris Tome, menyatakan bahwa perubahan ini dilakukan agar bantuan makanan dapat sampai lebih cepat dan tepat waktu.

“Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggantikan pemberian makanan siap saji kepada korban banjir dengan distribusi natura di lokasi banjir,” ujar Haris pada Jumat (19/7/2024) di Limboto.
Haris menjelaskan bahwa distribusi natura dilakukan melalui posko-posko utama yang terdapat di kecamatan. Dari posko tersebut, pemerintah kecamatan akan mendistribusikan bantuan ke tenda-tenda pengungsian. Langkah ini diambil mengingat luapan Danau Limboto yang perlahan surut, sehingga memungkinkan para pengungsi untuk memulai kembali aktivitas mereka secara bertahap.
“Melalui distribusi natura bahan makanan, kami ingin memastikan bahwa bantuan makanan sampai lebih cepat dan tepat waktu. Selain itu, kami juga ingin membangun kemandirian para pengungsi dengan memberikan mereka bahan makanan yang bisa diolah sendiri,” tambahnya.
Jenis natura yang didistribusikan oleh Pemerintah Daerah ke posko-posko induk kecamatan meliputi sembako dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain itu, Haris Tome menegaskan bahwa Pemkab Gorontalo berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.





