Laporan : Ruslin Paputungan (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOLMONG [KP] – Aneka tradisi unik selalu dilakukan warga Bolang Mongondow jelang Ramadhan tiba. Satu diantaranya adalah mandi syafar yang dilakukan beramai-ramai di sungai-sungai dan atau pesisir pantai yang dilakukan di akhir bulan Sya’ban atau jelang 1 Ramadhan.
Jelang sholat Ashar, 1 hari sebelum bulan Ramadhan biasanya warga Desa Lolak,Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), mulai beramai-ramai menuju Pantai Bungin Desa Motabang, dan membawa alat perlengkapan mandi. Niatanya tidak lain untuk mensucikan diri, yang biasa disebut dengan tradisi mandi Syafar.
Namun tradisi yang biasa disebut dengan bahasa Mongondow “Mongimbalu kon bulan puasa” atau sering disebut mandi Syafar yang sudah dilakukan sejak turun temurun ini, mungkin tak sepeti tahun kemarin dimana biasanya pesisir Pantai Bungin dipenuhi banyak warga Lolak dan bahkan dari desa-desa tetangga yang berada di Bolmong dan kecamatan Lolak pada umumnya.

Ketua Karang Taruna Motobatu, Desa Motabang, Andung Mokoagow, menginformasikan melalui akun faceboknya, bahwa untuk hari ini Desa Motabang belum menerimah tamu dari luar bahkan desa-desa tetangga yang kemungkinan ada niatan untuk mandi Syafar di pantai Bungin, dikarenakan tentu sudah kita tahu bersama bahwa saat ini masih dalam proses pencegahan Covid-19.
Sementara itu, terkait status yang di ungah oleh Ketua Karang Taruna Motobatu,Kamis,(23/04/2020) berkisar pukul 01:00 WITA siang tadi, Sangadi Desa Motabang, Ismail Dilapanga telah mengiyakan. Bahkan dirinya mengaku hal ini memang telah diintruksikan langsung kepada aparat Desa serta Karang Taruna, jelas Ismail saat disambangi dikediamanya oleh Wartawan, Kamis(23/04/2020).
“Kami selaku pemerintah di Desa memohon maaf terkait pembatasan warga yang akan masuk di Desa ini, yang bertujuan untuk mandi Syafar, hal ini tentu bukan keinginan kami pribadi, bila mana untuk tahun ini belum ada aktifitas mandi Syafar di pantai Bungin Desa Motabang. Sekiranya untuk tahun ini alangkah baiknya warga melakukan mandi Syafar dirumah masing-masing demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” pintanya.
Dirinya berharap kiranya seluruh warga kecamatan Lolak, terlebih khusus warga Desa-desa yang bersebelahan dengan Desa Motabang agar memaklumi kebijakan kami selaku pemerintah Desa demi kebaikan kita bersama.#[KP]






