JAKARTA (kabarpublik.id) – PAM Jaya menargetkan distribusi hingga 5.000 toren air gratis bagi warga Jakarta sepanjang 2026 sebagai upaya memperkuat layanan air bersih di ibu kota.
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin mengatakan target tersebut dapat tercapai apabila proses distribusi berjalan cepat dan merata di seluruh wilayah Jakarta.
“Kalau distribusi terus berjalan cepat seperti sekarang, kemungkinan besar totalnya bisa mencapai 5.000 toren gratis untuk warga Jakarta hingga akhir tahun,” kata Arief saat agenda serah terima bantuan toren air gratis di RT 12/RW 08, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Kamis.
Menurut Arief, PAM Jaya menargetkan distribusi sekitar 1.000 toren di masing-masing wilayah Jakarta apabila realisasi program berjalan sesuai rencana.
Hingga saat ini, sebanyak 1.000 toren air telah disalurkan kepada masyarakat di lima wilayah Jakarta, termasuk di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur.
Program bantuan tersebut merupakan kerja sama PAM Jaya dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Ketua TP PKK DKI Jakarta, Endang Nugrahani Pramono Anung.
“Hari ini merupakan bagian dari program kolaborasi bersama PKK DKI Jakarta untuk membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih,” ujar Arief.
Ia menjelaskan, program pembagian toren bertujuan menjaga kepastian distribusi air bersih kepada warga, khususnya di wilayah yang tengah dilakukan pembangunan jaringan perpipaan.
Arief juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak proyek pipanisasi di sejumlah titik Jakarta. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bagian dari percepatan layanan air bersih yang lebih merata.
“Kami terus berupaya memperbaiki pengerjaan galian karena pembangunan pipanisasi memang harus dilakukan demi layanan air bersih yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, percepatan pembangunan jaringan air bersih merupakan arahan langsung Gubernur DKI Jakarta agar masyarakat segera menikmati layanan air bersih yang optimal.
“Pesan Pak Gubernur adalah mempercepat pembangunan agar masyarakat bisa segera menikmati layanan air bersih,” tuturnya.
Arief berharap pembangunan infrastruktur air bersih di Jakarta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
“Mudah-mudahan program ini membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat Jakarta ke depan,” ucapnya.





