JAKARTA (kabarpublik.id) – Merek otomotif asal China terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di pasar Indonesia sepanjang 2026. Sejumlah produsen bahkan mulai menekan dominasi merek Jepang, terutama di segmen kendaraan listrik dan hybrid.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari–April 2026, BYD menjadi merek China dengan performa penjualan paling menonjol.
BYD mencatat wholesales sebanyak 17.098 unit atau menguasai pangsa pasar sebesar 5,9 persen. Capaian tersebut membuat BYD berhasil melampaui Honda yang membukukan penjualan 15.893 unit.
Hasil itu juga menempatkan BYD di posisi lima besar merek mobil terlaris nasional pada awal 2026.
Selain BYD, Jaecoo turut menunjukkan pertumbuhan agresif. Merek yang mulai masuk pasar Indonesia pada awal 2025 itu berhasil mencatat penjualan 11.284 unit hanya dalam empat bulan pertama tahun ini.
Jaecoo kini berada di posisi ketujuh penjualan nasional, tepat di bawah Honda yang telah puluhan tahun mendominasi pasar otomotif Indonesia.
Sementara itu, merek China lainnya juga mencatat pertumbuhan penjualan yang cukup besar. Wuling membukukan 5.178 unit, Geely 4.703 unit, dan Chery 4.348 unit.
Selain itu, AION mencatat penjualan 3.032 unit, Denza 2.149 unit, GWM 1.127 unit, Jetour 947 unit, serta Xpeng 853 unit. Adapun BAIC mencatat 235 unit dan Changan 207 unit.
Secara total, penjualan wholesales merek-merek China sepanjang Januari–April 2026 telah menembus lebih dari 50 ribu unit.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan penetrasi merek China di pasar otomotif nasional semakin kuat, khususnya pada kendaraan listrik dan teknologi hybrid.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebagian besar merek China mengalami lonjakan penjualan signifikan. BYD misalnya, naik dari 9.214 unit pada Januari–April 2025 menjadi 17.098 unit pada periode yang sama tahun ini.
Geely juga mengalami kenaikan tajam dari 405 unit menjadi 4.703 unit. Sementara Xpeng yang sepanjang 2025 hanya mencatat 894 unit, kini sudah mencapai 853 unit hanya dalam empat bulan pertama 2026.
Meski demikian, Toyota masih menjadi pemimpin pasar otomotif nasional dengan wholesales 86.270 unit, disusul Daihatsu sebanyak 48.280 unit.
Secara keseluruhan, total wholesales kendaraan nasional selama Januari–April 2026 tercatat mencapai 289.787 unit.







