News Update
Live Update Berita Terkini

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Winda Lorenza di Medan

Sabtu, 8 Agu 2026
Editor: Eky
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. Foto : Farhan/Alma
Dengarkan dgn suara Siap
9K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Komisi III DPR RI meminta Polda Sumatera Utara dan Polresta Medan mengusut tuntas kasus kematian Winda Lorenza (35), perempuan yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di bagian kepala di sebuah rumah di Kompleks Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan kasus tersebut harus ditangani secara transparan, objektif, dan profesional, terutama karena adanya keraguan yang disampaikan pihak keluarga terkait penyebab kematian korban.

“Komisi III DPR RI mengikuti secara serius perkembangan kasus meninggalnya Winda Lorenza yang disebut meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api. Adanya keraguan dari keluarga korban harus menjadi perhatian aparat penegak hukum,” kata Habiburokhman dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan seluruh proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan berdasarkan fakta, alat bukti, serta pendekatan ilmiah guna memastikan penyebab kematian korban terungkap secara jelas.

Menurutnya, tidak boleh ada fakta yang disembunyikan dalam penanganan perkara tersebut. Ia juga meminta aparat kepolisian tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian sebelum seluruh rangkaian penyelidikan selesai dilakukan.

“Jangan ada fakta yang ditutup-tutupi dan jangan menarik kesimpulan secara tergesa-gesa. Penyelidikan harus berjalan objektif, profesional, transparan, dan berbasis pendekatan ilmiah,” tegasnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR, Komisi III akan mengawal perkembangan kasus tersebut dan meminta penjelasan langsung dari pihak terkait.

Habiburokhman mengungkapkan Komisi III DPR RI berencana menggelar rapat dengar pendapat umum dengan Polda Sumatera Utara, Polresta Medan, dan keluarga korban untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai perkara tersebut.

“Kami akan meminta penjelasan dari aparat kepolisian dan keluarga korban agar seluruh fakta dapat terungkap secara terang dan akuntabel,” ujarnya.

Winda Lorenza diketahui ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di bagian kepala pada Minggu (2/8/2026). Dalam penyelidikan awal, kepolisian menduga korban meninggal akibat bunuh diri menggunakan senjata api jenis revolver.

Namun, pihak keluarga menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam peristiwa tersebut dan melaporkan dugaan pembunuhan. Perbedaan pandangan mengenai penyebab kematian itu kemudian menjadi perhatian Komisi III DPR RI yang mendorong aparat kepolisian mengusut kasus secara menyeluruh dan transparan.

Komisi III menekankan pentingnya proses hukum yang profesional agar hasil penyelidikan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab keraguan yang berkembang di tengah masyarakat maupun keluarga korban.

No More Posts Available.

No more pages to load.