“Misalnya ada sudut baca anak, ditaruh rak-rak buku yang menyenangkan yang anak gampang baca dan ambilnya,” katanya kepada ANTARA pada Senin.
“Jadi, culture atau budaya baca bisa dikenalkan sejak dini, sehingga anak sudah familier dan merasa dekat dengan buku,” kata lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu.
Sani menyarankan orang tua memperkenalkan buku yang sesuai dengan usia dan minat anak.
Misalnya, buku dengan gambar-gambar berukuran besar atau buku interaktif yang disertai bunyi-bunyian dapat digunakan untuk mengajak anak usia pra-sekolah membaca.
- Bupati Eka Putra Apresiasi Sekolah IT Dukung Program Unggulan Daerah
- Jelang UAS, Taruna dan Taruni SMKN 4 Kota Ternate Diminta Persiapkan Diri
- PENGACARA WANITA INI BERNAMA NORA YOSSE NOVIA, SH., MH SIAP BAWA ASPIRASI MASYARAKAT DI DAPIL KECAMATAN JATINEGARA, DUREN SAWIT DAN KRAMAT JATI UNTUK DPRD DKI JAKARTA
“Secara isi, kalau untuk anak-anak lebih menarik buku fisik, dan dampak secara fisik dan perkembangan anak juga lebih bagus buku fisik daripada buku digital,” kata Sani.
“Namun, untuk anak yang lebih dewasa buku digital lebih efektif, karena bisa di mana saja bacanya dan kapan saja,” ia menambahkan.
Sani mengemukakan bahwa orang tua secara berkala perlu meluangkan waktu untuk membaca atau membahas buku bersama anak.
Anak yang masih kecil bisa diajak mencari perbedaan gambar atau menjawab teka-teki yang ada di dalam buku.
“Disesuaikan dengan usia anak, terpenting sebenarnya anak merasa nyaman, enak, ada interaksi antara orang tua dan anak dalam membaca, misalnya dibacakan waktu sebelum tidur, jadi bahan interaksi dengan orang tua,” kata Sani.
Kebiasaan orang tua membaca atau membahas buku bersama anak dapat membuat anak mengasosiasikan kegiatan membaca buku dengan kedekatan dan kehangatan dalam keluarga.
Selain dapat membantu mengalihkan perhatian anak dari layar perangkat elektronik, Sani mengatakan, membaca buku dapat membantu membangun kemampuan berpikir secara mendalam, membentuk kepribadian yang baik, serta meningkatkan imajinasi dan kemampuan interaksi anak. (ant)







