Laporan : Ruslin Paputungan (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOLMONG [KP] – Desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaangmongondow, mengantongi anak penderita stunting setelah desa Baturapa dan desa Buntalo di Sulawesi Utara.
Mengatasi kondisi itu BKKBN Sulut melakukan sosialisasi terkait 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) keluarga baduta (bawah dua tahun), Selasa (15/10/2019), kepada kalangan ibu rumah tangga.
BKKBN Provinsi Sulut, melalui Sity Kamlah Takalaminag S. Sos, MAP, dalam paparannya menjelaskan permasalahan stunting yang antaranya dipicu oleh ketidakseimbangan gizi.
“Stunting merupakan masalah gizi yang berkaitan erat dengan pertumbuhan dan perkembangan buah hati. “ungkap Sity.
Untuk mencegah stunting, kata dia, pola makanan yang diberikan kepada anak harus diperhatikan, seperti, karbohidrat, protein dan lemak harus seimbang.
Pelaksanaan sosialisasi tersebut beroleh apresiasi peserta yang tergabung dalam kader pembangunan manusia. # [KP]





