oleh

Jelang Aksi Demo 11 April, Polda Gorontalo Ajak Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif

-BERITA, GORONTALO-155 Dilihat

Laporan : Ifan S. Saluki
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo menggelar tatap muka dengan para pimpinan perguruan tinggi/ Rektor se – Provinsi Gorontalo, Ahad (10/04/2022) di Lobby Presisi Polda Gorontalo.

Tatap muka ini digelar dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Provinsi Gorontalo tetap aman dan kondusif jelang pelaksanaan seruan aksi unjuk rasa BEM se – Indonesia yang rencananya akan dilaksanakan besok Senin (11/04/2022).

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, SIK.,M.SI.,MM, Kasrem 133/Nani Wartabone Kolonel Inf. Ignatius Trijoko Budi S., Dir Intelkam dan Kabid Humas Polda Gorontalo.

Kapolda Wiyagus dalam kesempatan itu mengatakan bahwa tanggal 11 April 2022 besok, akan ada agenda BEM se – Indonesia menggelar seruan aksi unjuk rasa dengan mengangkat isu nasional antara lain menolak kenaikan harga BBM, Stabilkan kelangkaan bahan pokok, Tolak Presiden 3 Periode dan tolak penundaan Pemilu.

Dimana kegiatan tersebut kata Kapolda, juga akan dilaksanakan oleh BEM se – Propinsi Gorontalo. Sehingga nya diperlukan pengamanan dan antisipasi sejak awal dari pihak-pihak yang memanfaatkan situasi tersebut.

“Penyampaian aspirasi itu konstitusional, semua warga boleh menyampaikan pendapat atau aspirasinya asalkan tetap pada koridor sebagaimana yang diatur dalam pasal 6 undang-undang nomor 9 tahun 1998 antara lain menghormati hak-hak orang lain, menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum, menaati hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, Tugas aparat keamanan dalam hal ini Polri dan TNI adalah mengawal dan mengamankan serta mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Wiyagus.

Kapolda Wiyagus juga mengajak kepada para Rektor untuk ikut berpartisipasi memberikan bimbingan dan pembinaan kepada para mahasiswa nya agar dalam melaksanakan aksi unjuk rasa nanti tetap menjaga situasi agar aman dan kondusif tanpa tindakan anarkhis atau melanggar hukum.

“Menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif tentunya bukan hanya menjadi tugas Polri dan TNI, melainkan Para Rektor/ Pimpinan Perguruan Tinggi juga memiliki andil mengarahkan mahasiswanya untuk menyampaikan pendapatnya sesuai ketentuan yang berlaku tanpa anarkhis,”Jelas Mantan Wakapolda Jabar tersebut.

Sementara itu, Kasrem 133/ Nani Wartabone Kolonel Trijoko dalam penyampaiannya mengatakan bahwa antara aparat keamanan dengan mahasiswa mempunyai keinginan yang sama yaitu untuk menjaga situasi tetap aman.

“Kita punya keinginan yang sama untuk menjaga situasi di Propinsi Gorontalo ini tetap aman. Kehadiran Kami adalah untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, karena kita tidak hanya menjaga dan mengawal mahasiswa melainkan juga menjaga dan mengamankan obyek-obyek vital,” jelas Trijoko.

Selanjutnya dari para Rektor atau mewakili yang hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan informasi seputar kegiatan mahasiswa dari masing-masing kampus terhadap rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh BEM se – Provinsi Gorontalo tersebut.

Dimana mereka menyampaikan bahwa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa di Provinsi Gorontalo sebagai bentuk solidaritas BEM se – Indonesia untuk menyampaikan pandangannya atas berbagai isu nasional yang saat ini terjadi dan dalam penyampaiannya akan dilaksanakan secara damai.

“Mahasiswa adalah generasi yang ingin menampakkan jati dirinya sehingga perlu diberikan ruang, yang perlu diantisipasi jika ada yang menyusup dan memanfaatkan situasi, tentunya ini tugas Polri untuk bisa mencegahnya agar tidak terjadi gesekan antara mahasiswa dengan aparat keamanan,,,”

“Selain itu, kami ada masukan pelaksanaan unjuk rasa khususnya di wilayah kota di ruas jalan Panjaitan saat ini masih dalam perbaikan sehingga hal tersebut akan menimbulkan kemacetan yang berdampak terjadinya keributan antara massa unjuk rasa dengan masyarakat, mohon ini bisa diantisipasi,” Ungkap Wakil Rektor I DR. Harto Malik.

Diketahui, dalam pertemuan tersebut menghasilkan persepsi yang sama untuk bagaimana menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Provinsi Gorontalo tetap aman dan kondusif. #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar