Laporan: Rifaldy Happy (JMSI), Editor: Mahmud Marhaba
KOTA GORONTALO [KP] – Kerukunan Keluarga Anggota Dewan (KKAD) DPRD Kota Gorontalo membentuk forum Partisipasi Publik, Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA), Kamis (10/09/2020)
Pada kesempatan itu, Sekretaris KKAD Kota Gorontalo, Meyta Wehantouw mengungkapkan pembentukan PUSPA bertujuan menuntasan permasalahan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Gorontalo.
Selain itu, program yang ada di PUSPA sebagai perwakilan organisasi perempuan dalam menuntaskan isu-isu kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan focus kerjanya kedepan.
“Jadi kami turut bersinergi dengan DPPKB-P3A Kota Gorontalo, dimana dengan adanya program PUSPA ini, kami bisa lebih luas jangkauan untuk melibatkan diri ke masyarakat khususnya dalam masalah kekerasan pada perempuan dan anak,” kata Meyta
Meyta menambahkan, terkait persoalan perempuan dan anak sangat kompleks, maka perlu dilakukan sinergi bersama antara Pemerintah, Lembaga Kemasyarakatan, Lembaga Profesi hingga media demi meningkatkan kesejahteraan perempuan dan anak.
“Puspa ini bertujuan menyamakan persepsi dan bekerja sama untuk mengatasi permasalahan perempuan dan anak, di antaranya trafficking, kekerasan, prostitusi, pernikahan dini, putus sekolah pada anak perempuan, termasuk eksploitasi,” jelasnya.
Sebelumnya turut hadir dalam kegiatan tersebut dari organisasi perempuan, lembaga pemberdayaan masyarakat, Kadin Kota Gorontalo, media massa, PSGA, Satgas PPA, PATBM serta Forum Anak Kota Gorontalo.#[KP]





