Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba
BOALEMO [KP] β Wakil Bupati Boalemo, Anas Jusuf membuka acara sosialisasi Kasda Desa dan Pengelolaan Keuangan Desa Secara Non Tunai, bertempat di Pondopo Kantor Bupati Boalemo, Selasa (08/09/2020).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten I, Roswita Manto dan beberapa pimpinan OPD, diantaranya Kadis Sosial dan PMD, Fatlina Podungge, Kepala Inspektorat, Musyafir Bempa dan Kepala Devisi Bank Sulutgo Manado, Direktur Bank Sulutgo Cabang Tilamuta dan para kepala Desa, Sekertaris Desa dan Kaur Keuangan Desa dari Kecamatan Wonosari, Kecamatan Tilamuta,K ecamatan Botumoito dan Kecamatan Mananggu.

Dalam kesempatan itu Wabup Anas Jusuf menyampaikan bahwa sosialisasi Kas Desa (Kasda Desa) Online dilaksanakan bertujuan, agar semua unsur pemerintah Desa benar benar memahami bahwasanya bekerja sama dengan Bank Sulutgo bisa memberikan banyak manfaat, bukan hanya sebatas perjanjian kerjasamanya saja, namun juga Bank Sulutgo telah banyak memberikan kontribusi kepada setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah Boalemo.
“Bank Sulutgo telah banyak memberikan bantuan kepada pemerintah daerah, baik kegiatan MTQ, pasang lampu(tumbilotohe), Kegiatan 17 Agustus, Bank Sulutgo menjadi sponsor utama,” ungkap Wabup Anas.
Selanjutnya Wabup Anas menyampaikan bahwa meskipun demikian, dirinya tidak melarang hak individu untuk bertransaksi dengan pihak bank lain,namun bila berkaitan dengan Dana Desa atau Dana yang bersumber dari Pemerintah maka Pihaknya sangat menghimbau Kepada Pemerintah Desa agar bisa bekerja sama dengan Bank Sulutgo
Selaku Pimpinan Daerah, Wakil Bupati, Anas Jusuf dengan tegas menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Boalemo adalah salah satu pemegang saham terbesar yang ketiga di Bank Sulutgo setelah Bank Mega dimana Pemprov Sulawesi Utara adalah sebagai urutan yang pertama.
Sehingganya kata Wabup Anas, agar selalu menggunakan Bank Sulutgo sebagai tempat transaksi untuk anggaran yang bersumber dari Pemerintah.
“Alhamdulillah kita masih tetap berada pada urutan ketiga, dimana urutan pertama Pemprov Sulut dan urutan kedua Bank Mega,” ungkapnya.
Selanjutnya Wabup Anas menyampaikan bahwa meskipun demikian, dirinya tidak melarang hak individu untuk bertransaksi dengan pihak bank lain, namun bila berkaitan dengan Dana Desa atau dana yang bersumber dari Pemerintah, maka pihaknya sangat menghimbau kepada pemerintah Desa agar bisa bekerja sama dengan Bank Sulutgo.

Lebih lanjut Wabup Anas menekankan agar seluruh Kepala Desa, Sekertaris Desa dan Bendahara Desa dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan perhatian yang sempurna agar dapat memahami dengan baik terhadap materi yang disampaikan.
“Kami menginginkan agar kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, dipahami dengan baik, tidak ada yang lagi sibuk main HP apalagi lalu lalang,” paparnya.#[KP]







