Berdasarkan data resmi BMKG di Jakarta, Minggu, gempa tersebut terjadi tepat pada pukul 10.30 WIB.
Hasil analisis episentrum menunjukkan pusat gempa terletak pada koordinat laut berjarak sekitar 193 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi.
Pusat gempa dangkal tersebut tercatat berada pada kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil pemodelan, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan bencana tsunami di sepanjang kawasan pesisir selatan Jawa Barat.
Meskipun dinyatakan aman dari ancaman tsunami, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Sukabumi dan sekitarnya untuk tetap tenang namun waspada.
Masyarakat diharapkan mencermati potensi gempa susulan (aftershocks) yang mungkin terjadi pasca-guncangan utama.
Warga juga diimbau untuk memeriksa kondisi keutuhan struktur bangunan rumah tinggal masing-masing sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan bangunan fisik maupun korban jiwa akibat guncangan gempa tersebut. (ant)





