WAMENA (kabarpublik.id) – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Irianto Kogoya, menyatakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di Papua Pegunungan.
“Di Papua Pegunungan, nilai toleransi antarumat beragama sangat baik. Momentum Idul Adha harus semakin memperkuat kerukunan agar kehidupan masyarakat tetap harmonis,” kata Irianto di Wamena, Rabu (27/5).
Ia menilai peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat sangat besar dalam menjaga hubungan harmonis antarumat beragama di wilayah Papua Pegunungan.
Menurutnya, sinergi para pemuka masyarakat tersebut mampu menciptakan kehidupan sosial yang damai dan penuh persaudaraan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.
“Kami mengapresiasi peran tokoh masyarakat, pemuka agama, dan tokoh adat yang selama ini menjaga toleransi di Papua Pegunungan. Nilai ini harus terus dipertahankan,” ujarnya.
Irianto menegaskan kerukunan umat beragama perlu dijaga, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan, agar tercipta komunikasi yang positif dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengutamakan persaudaraan dan meninggalkan perbedaan yang dapat memicu konflik sosial.
“Kedamaian dan pembangunan akan terus berjalan baik jika masyarakat menjaga toleransi, persatuan, dan rasa saling menghormati,” katanya.
Dalam momentum Idul Adha 1447 Hijriah, Irianto Kogoya turut menyalurkan bantuan sosial berupa satu ekor hewan kurban di Masjid Agung Baiturrahman Wamena serta 50 paket perlengkapan shalat di Masjid Al Ikhlas Holima.





