Dinas Sosial Raja Ampat Merawat Seseorang Dengan Gangguan Jiwa di Waisai

Jumat, 28 Mei 2021
Kepala dinas sosial, Martha Sanadi,S.Pd,M,Si mengunjungi ODGJ di Ruang P3K Kantor dinas sosial Raja Ampat.
Kepala dinas sosial, Martha Sanadi,S.Pd,M,Si mengunjungi ODGJ di Ruang P3K Kantor dinas sosial Raja Ampat.
Dengarkan dgn suara Siap
7.5K pembaca

Waisai, Raja Ampat Papua Barat[KP] – Martha Sanadi, sangat peduli atas penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Kepedulian ini diwujudkannya dengan diamankannya seorang pria penderita gangguan jiwa yang sering berjalan kaki di sepanjang, jalan 30, Waisai ibukota kabupaten Raja Ampat Provinsi Papua barat,Kamis 27/5/2021

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Kepala Dinas sosial kabupaten Raja Ampat,Martha M Sanadi,S.Pd,M,Si Membenarkan hal itu,bahwa Pemerintah kabupaten Raja Ampat, melalui dinas sosial,Telah menangani ODGJ merupakan bagian dari PMKS,

Katanya,”karena orang yang menderita gangguan jiwa, dipastikan tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya. Baik  Jasmani dan Rohani secara memadai.

Seperti halnya peristiwa diamankannya seorang pria penderita gangguan jiwa yang selalu berjalan kaki di Kota waisai,kini mendapat perawatan oleh dinas sosial Pemkab Raja Ampat

ODGJ Saat mendapat perawatan, dengan dilakukan pengguntingan rambut oleh pihak dinas sosial kabupaten Raja Ampat.
ODGJ Saat mendapat perawatan, dengan dilakukan pengguntingan rambut oleh pihak dinas sosial kabupaten Raja Ampat.

ODGJ tersebut sementara dirawat,Sambil menunggu pihak keluarga, yang diketahui berada di  biak provinsi papua,Pria tersebut mendapat perawatan oleh dinsos, tetap memberikan pelayanan,seperti pengobatan gratis dan penanganan lainnya,”tuturnya.

ODGJ Kami rawat karena yang bersangkutan ada luka pada tubuhnya,nanti pulih di serahkan kepada keluarga,agar ditangani keluarga itu sendiri,Ucap,Sanadi

Pria berdarah biak, dengan Nama Asli Risad Rumanasen,nama panggilan anes, Dia sudah dirawat sejak pekan lalu di Ruang P3K kantor Dinas Sosial Raja Ampat.

ODGJ tersebut,karena rambutnya yang gimbal,kami mulai merawat dengan memotong rambutnya,kemudian memandikannya serta memberikan perawatan medis,sayangnya seorang pria penderita gangguan jiwa berjalan mengelilingi jalan 30 Waisai Raja Ampat,kini kondisinya perlahan membaik,”Ujarnya.

Ibu Kadinsos,yang perna menjabat kepala dinas pendidikan di jajaran pemkab setempat,mengetahui Identitas ODGJ,karena mengajaknya berkomunikasi. “Nampaknya ODGJ itu cukup aktif, sehingga menjawab pertanyaan lancar, layaknya manusia normal pada umumnya,” kata Martha.

Kata ODGJ, Sebelum berada di raja ampat, Sebagaimana,dikatakan,Kadinsos,pria bernama panggilan Anes,Dulunya dia tinggal di Sorong di belakang Yohan,”pengakuan Anes, Ungkap.Kadinsos Raja Pungkas,(DRK-M)

Laporan : Tim KP Papua Barat

Editor : YR

No More Posts Available.

No more pages to load.