Laporan : Ifan Saluki
Editor : YR
GORONTALO [kabarpublik.id] – Tepat pada Sabtu 16 Desember 2023, Bank Rakyat Indonesia (BRI) genap berusia 128 tahun. Sebagai salah satu Bank terbesar di Indonesia, BRI telah banyak memberikan kontribusi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia.
Di wilayah Kabupaten Gorontalo, BRI Cabang Limboto menjadi salah satu Bank yang dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk mengelola dana desa.
Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo mengatakan bahwa kontribusi BRI dalam membangun daerah begitu besar.
Bahkan Nelson juga mengakui, transformasi BRI dalam melayani masyarakat hingga ke pelosok desa telah mengalami perkembangan yang cukup baik dan merata seluruh Indonesia.

“Kontribusi BRI membangun daerah begitu besar, sehingga kami Pemkab Gorontalo melalui kolaborasi yang ada, mempercayai penuh menempatkan pengelolaan dana desa berada di BRI,” ucap Bupati Nelson saat menghadiri kegiatan puncak HUT BRI yang dirangkaikan dengan Panen Hadiah Simpedes semester 1 tahun 2023, di Halaman Kantor BRI Cabang Limboto, Sabtu (16/12/2023).
Pada kesempatan itu, Bupati Nelson menyampaikan apresiasinya dan berharap agar di usai yang ke 128 ini, BRI dapat terus memberikan layanan yang prima kepada masyarakat hingga ke tingkat bawah.
“Saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo memberikan apresiasi kepada BRI yang telah memberikan pelayanan merata hingga ke pelosok desa. Sesuai tema “Kuat dan Hebat”, kami harap BRI dapat terus memperkuat layanan terutama melalui digitalisasi,” harap Bupati Nelson.
Sementara itu, Pimpinan BRI Cabang Limboto Dede Sujana menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang terus memberikan ruang untuk berkolaborasi.

“BRI akan terus bersinergitas dan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung perekonomian terutama bagi UMKM sehingga di tahun 2024 nanti lebih meningkat lagi,” ujar Dede Sunana.
Dede juga mengungkapkan bahwa saat ini layanan BRI telah menyasar hingga ke pelosok desa-desa. Bahkan kata Dede, dengan waktu dua menit saja, transaksi bisa dilakukan melalui digitalisasi dan melalui BRImo.
“Semoga kedepan, layanan BRI ini bisa lebih maksimal lagi, sehingga kolaborasi antara BUMN terutama BRI dengan pemerintah daerah dapat berjalan lancar dan baik,” pungkasnya.





