BUPATI BONE BOLANGO RESMIKAN (RKB)DI SDN 7 KABILA BONE

Kamis, 9 Jan 2020
Bupati Hamim Pou meresmikan pemanfaatan RKB SDN 7 Kabila Bone dan keseluruhan pemanfaatan RKB di tiga wilayah kecamatan, yakni wilayah Kecamatan Kabila Bone, Suwawa Selatan, dan Botupingge, Kamis (9/1/2020)
Dengarkan dgn suara Siap
8.3K pembaca

Laporan : Rifaldy Happy, Editor : Mahmud Marhaba

BONEBOL [KP] – Ruangan kelas baru (RKB) Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Kabila Bone, di resmikan langsung oleh Bupati Bone Bolango.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengatakan, ruangan kelas baru ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 600 juta diperuntukan untuk pembangunan RKB, renovasi ruang kelas lainnya, termasuk renovasi jamban di sekolah itu. SDN 7 Kabila Bone juga sebagai penerima DAK terbesar di tahun 2019.

Pembangunan ini merupakan upaya dan perjuangan pemerintah daerah karena melihat banyak sekali sekolah-sekolah di Bone Bolango yang sudah rusak berat dan memprihatinkan. Bahkan tempat duduk, meja dan fasilitas siswa lainya sudah banyak yang rusak.

 “Alhamdulillah tahun 2019 yang lalu, saya berjuang di pemerintah pusat dan mendapatkan anggaran DAK untuk perbaikan sekolah-sekolah di Bone Bolango sekitar Rp25 miliar. Makanya banyak sekali sekolah yang kita perbaiki tahun 2019, termasuk di dalamnya SDN 7 Kabila Bone,”kata Hamim yang saat itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (09/01/2020).

Meski begitu, Hamim mengakui masih banyak sekolah-sekolah yang perlu diperbaiki lagi. Tahun 2020 ini  dirinya akan kembali berjuang dan mendapatkan anggaran DAK sebesar Rp 27 miliar.

”Anggaran ini nantinya akan diperuntukan untuk pembangunan RKB, laboratorium, media pembelajaran, musik dan seni olahraga, termasuk jamban sekolah,”tuturnya.

Hamim pun menitip pesan agar pihak sekolah dapat menjaga ruangan kelas dan fasilitas sekolah yang baru ini. Menurutnya pendidikan bukan hanya urusan pemerintah, tapi semua elemen masyarakat punya tanggungjawan yang sama.

“Dengan diresmikannya pemanfaatan RKB SDN 7 Kabila Bone ini, kita harapkan dua hal, yakni ada budaya sehat dan budaya bersih di sekolah ini. Tentu semua itu muaranya pada perbaikan dan keluaran dari pada mutu pendidikan itu sendiri,”kunci Hamim Pou.# [KP/HMS]

No More Posts Available.

No more pages to load.