BERHASIL TEKAN ANGKA PENGIDAP STUNTING, SEPERTI INI JURUS PEMKAB POHUWATO

Senin, 21 Okt 2019
Dengarkan dgn suara Siap
5.8K pembaca

Laporan : Laporan Jundi Da’i (Jarber SMSI)
Editor : Mahmud Marhaba

POHUWATO [KP] – Gebrakan baru pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam program pencegahan pengidap stunting terus diupayakan. Nampaknya, melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Kerja Gerakan Kolaborasi Mengentaskan dan Mencegah Anak Stunting (Gerbos Emas) itu, merupakan jurus ampuh yang dinilai mampu menekan angka pengidap stanting di bumi panuan tersebut.

Menurut data riset kesehatan dasar tahun 2013, tercatat di Indonesia ada sedikitnya 37 persen anak yang mengidap stunting. Dimana khusus untuk Kabupaten Pohuwato sendiri menurut data prevalensi stunting 2017 mencapai hingga 32 persen dan pada 2018 mampu ditekan hingga turun menjadi 23,62 persen. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Pohuwato Amin Haras diselah – selah membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Gerbos Emas di Aula Baperlitbang, Senin (21/10/2019).

Ia pun bersyukur, melalui program tersebut, Kabupaten Pohuwato mampu menakan angka pengidap stanting di Kabupaten Pohuwato.” Capaian ini cukup membanggakan, dimana untuk Kabupaten Pohuwato urutan pertama tertinggi penurunannya se-provinsi gorontalo. Dari data data prevalensi stunting 2017 mencapai hingga 32 persen dan pada 2018 mampu ditekan hingga turun menjadi 23,62 persen.”terang Wabup Amin Haras.

Tidak hanya itu, Lebih lanjut Wabup Amin memaparkan, Kabupaten Pohuwato tahun 2019 oleh pemerintah pusat ditetapkan desa lokus stunting sebanyak 10 desa, dan pada 2020 kewenangan penentuan lokus desa stunting sepenuhnya diberikan kepada daerah dengan penentuannya melalui analisis situasi yang dilakukan oleh tim gizi tenaga kesehatan kabupaten kota yang didukung oleh tenaga kesehatan provinsi gorontalo.

Disisi lain kata Wabub, dalam mengoptimalkan pelaksanaan Perbup Gerbos Emas, maka pemda melalui Baperlitbang didukung oleh lembaga JICA melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas Pokja Gerbos Emas yang dilaksanakan selama 5 hari kedepan dengan melibatkan para narasumber yang kompoten dari Commit yang merupakan alumni JICA. # [KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.