Laporan : Yadi / Editor : YR
TERNATE [kabarpublik.id] – Balai Penyuluhan Keluarga Berencana atau KB Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara menggelar kegiatan orientasi tim pendamping keluarga bagi kader dan PKK di Ternate Selatan.
Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Kota Ternate Selatan, Nurlina, SE menyatakan, pelaksanaan kegiatan ini untuk peningkatan keterampilan dan pengetahuan tim pendamping keluarga untuk di dalam penurunan stunting. Tim ini dibentuk dan di SK kan oleh kelurahan.
“Untuk presentasi stunting di Kota Ternate saat ini 24 persen. Di Kota Ternate Selatan sendiri kita masih meng-audit kasus stunting sebab masih sementara jalan,” ungkapnya di kantor Camat Ternate Selatan, Kamis 25 Agustus 2022.
Kemarin saat desiminasi, di Ternate Selatan 11 kasus stunting sudah diserahkan ke tim pakar Psikolog, tetapi untuk penentuan sendiri belum jelas. Penyebab terjadinya stunting ini karena kondisi gagal tumbuh pada balita akibat gizi kronis dalam waktu yang lama.
Makanya terjadi sejak janin di dalam kandungan sampai awal kehidupan anak 1000 hari pertama kelahiran, sehingga bayi tersebut gagal tumbuh dan berkembang. Stunting ini terjadi sebenarnya pencegahan mulai dari orang tua bayi.
“Harapan saya kader PKK dapat melihat perannya kembali, dn tugas mereka. Dan melalui pelatihan ini semoga orientasi ini bisa meningkatkan pengetahuan mereka tentang bagaimana upaya pencegahan stunting itu sendiri,” harapnya.
Turut terlibat dalam orientasi tim pendamping PKK ini PKK kelurahan, kader-kader kelurahan, dan bidan kelurahan.





