Laporan : Iswadi / Editor : YR
SOFIFI [kabarpublik.id] – Disaat pelaksanan pembukaan Seleksi Tilawatil Quran di Sofifi pada hari ini nanti, Pihak panitia pelaksana khususnya bidang transportasi Tidak menyediakan fasilitas kapal cepat pergi dan pulang. Sabtu (16/10/2021)
Hal ini diungkap Ketua Bidang Transportasi STQ Nasional XXVI, Armin Zakaria Saat dikonfirmasi Kabarpublik.id pagi tadi dan Kadishub Provinsi tersebut mengatakan bahwa ada info pelayanan kapal cepat pada jam 2 untuk masyarakat dari Ternate ke Sofifi pergi dan pulang gratis itu tidak benar.
” Ada info soal pelayanan kapal bahari expres pada jam 14 00 siang dari Ternate ke Sofifi itu tidak benar dan info tersebut tidak valid,” Kata Kadishub Prov Malut
- Alek Bakajang 2023 Nagari Gunuang Malintang Sukses Digelar, Dipadati Ribuan Masyarakat dan Wisatawan
- Kakantah Lucy Novianti Lakukan Koordinasi Percepatan Kegiatan Strategis Bersama Bupati Lima Puluh Kota
- PeSODa Kabupaten Limapuluh Kota 2023 Segera Digelar, Nevi Safaruddin Ajak Masyarakat Ikut Meramaikan
Kadishub Prov Malut juga menambahkan, pada pelayanan jam 2 siang itu Sofifi itu Karena ada keterbatasan serta sebab ada tamu VVIP yang lain.
“Pelayanan pada jam 2 siang itu di lungkan untuk masyarakat sebab ada kekurangan serta dan masih banyak yang kosong jadi pihak panitia menyediakan layanan kosong itu untuk masyarakat yang hendak ke Sofifi karena di dalam kapal itu juga ada tamu VVIP yang lain,”Tuturnya

Armin juga menghimbau kepada Pengguna angkutan laut agar perhatikan faktor keselamatan krena ada himbauan dari BMKG cuaca siang nanti ada gelombang laut yang kurang bersahabat.
“Saya himbau kepada pengguna speet boat agar tetap memeriksa perlengkapan dalam kapal atau speet karena pada jam 2 siang nanti ada gelombang karena ada info dari BMKG sudah merilisnya,”Ujarnya
Kadishub juga meminta kepada operator speet boat agar bisa membatasi penumpang dan tetap menjaga Prokes serta memeriksa alat – alat transportasi di dalam kapal karena perjalanan dari Ternate ke Sofifi menempuh Sekitar 14 mil.
“Saya meminta kepada motoris seet agar memeriksa alat informasi didalam spit dan juga membatasi penumpang demi menjaga keselamatan dalam perjalanan,”Pungkasnya #[KP]






