Laporan: Alif Budiman (jmsi), Editor : Mahmud Marhaba
HALSEL [KP] – Pemerintah Desa Matantengin Kecamatan Pulau Makian Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap II kepada 81 kepala keluarga (KK) tidak mampu pada, Senin (08/06/2020).
Kepala Desa Matantengin, Safran Hi. Djainal usai membagikan bantuan BLT DD menjelaskan, dari 81 kepala keluarga (KK) tidak mampu yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan BLT DD ini merupakan hasil dari tahapan pendataan relawan desa tanggap Covid-19 desa Matantengin.
“Dari 81 KK yang kehilangan mata pencarian atau yang lainnya itu telah di ferifikasi dalam rapat antara Pemdes bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Matantengin sebanyak enam kali. Dirinya pun mengaku langka itu dilakukan karena tidak mau ada keluhan dari masyarakat,” kata Kades.
Apalagi kata Kades, selain bantuan BLT DD ada juga bantuan BLT dari Pemerintah Pusat. Sehingga dengan adanya Juknis penyaluran BLT DD dari Pemerintah Kabupaten Halsel sebagai Juknis Teknis tentu menjadi indikator penetapan keluarga penerima BLT DD berdasarkan dengan kondisi sosial masyarakat desa Matantengin.
“Untuk Matantengin, total penerima BLT sebanyak 101 KK. Namun terdapat sebanyak 81 KK penerima BLT DD dan 20 KK penerima BLT pusat. Sementara yang menerima bantuan BNPT 6 KK dan bantuan PKH 2 KK,” ungkap Kades kepada media kabarpublik.id .
Menurut Safran, uang senilai Rp 600 ribu perbulan memang disadari tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah kepulauan di Indonesia Bagian Timur. Jika dibandingkan dengan harga sembilan bahan pokok di Kecamatan Pulau Makian.
Namun dirinya mengemukakan bahwa dengan bantuan BLT DD setidaknya dapat menopang kebutuhan masyarakat yang berprofesi sebagai petani tahunan, nelayan musiman, dan buruh lepas maupun penduduk yang sudah berusia lansia di desa untuk dapat bertahan.
Kades Matantengin juga menambahkan, dengan sedikit bantuan baik itu berupa BLT, BNPT, Bansos dan PKH dari Pemerintah dalam menghadapi masa darurat bencana pandemi Covid-19 agar dapat mengurangi aktifitas masyarakat di luar daerah untuk menyambung hidup mereka.
“Semoga dari semua bantuan dapat bermanfaat dan dapat bersabar jika mau menyambung hidup di Ternate maupun yang lain sebagai daerah terjangkit,” harap Kades, Safran Hi. Djainal.#[KP]





