oleh

WARGA KELUHKAN BAU MENYENGAT DARI PEMBAKARAN LIMBAH B3 PUSKESMAS BUNTA

-SULTENG-59 Dilihat

Laporan: Jefriyanto (Jarber SMSI)
Editor: Mahmud Marhaba

BUNTA [KP]– Warga di bilangan jalan Setia Budi, di kompleks Puskesmas Bunta, Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mulai mengeluhkan adanya bau menyengat yang bersumber dari hasil pembakaran limbah medis B3 (bahan berbahaya dan beracun) di tiga lokasi yang ada dilingkungan Puskesmas itu.

Pantauan media ini, Jum’at (8/11/2019), tempat pembakaran  limbah beracun tersebut kurang lebih berjarak 20 meter dari rumah warga, berbatas sebuah tembok dengan ketigian satu meter.

Menurut salah seorang sumber, sampah medis itu di timbun di tiga titik tempat pembuangan sampah (TPS).

“Sampah sampah itu sering dibakar di tiga tempat, dan bau  menyengat sangat mengganggu pernafasan dan menyebabkan sakit kepala. Ada bau busuk seperti karet dan obat obatan,” ucap sumber itu.

Akibat bau tidak sedap itu, baru baru ini warga sekitar sempat beradu mulut dengan petugas yang ada di puskesmas, saat dilakukan pembakaran limbah.

Menerima informasi tersebut
kabarpublik.id melakukan konfimasi kepada Dr. Anang Otoluwa selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Sabtu (9/11/2019).

Menurut Anang, sudah ada regulasi yang mengatur tetkait sampah medis tersebut.

“Saya pikir Sudah ada regulasi bahwa sampah medis puskemas itu seharusnya di kumpul, karna belum ada mesin insinilator di Kabupaten yang penting mereka kumpulkan di Kabupaten cuman praktek terkait pembakaran itu nanti saya cek di Puskesmas Bunta”, ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Bunta Dr. Viermont Pakaya yang sempat dikonfirmasi mengatakan pembakaran dari sampah medis puskesmas itu mempunyai corong pembakaran. # [KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar