Laporan : Jaringan Berita SMSI
Editor : Ismail Abas/ Mahmud Marhaba
TILAMUTA [KP] – Nilai 85,26 yang diperoleh pemerintah Pohuwato dari Ombusmen terkait pelayanan publik di kabupaten Pohuwato tidak membuat Pemerintah yang ada di ujung Barat Gorontalo ini merasa puas. Disadarinya, masih banyak kekurangan sana sini yang harus diperbaiki. Olehnya, pemerintah Pohuwato di bawah pimpinan Assisten Pemerintahan Fitser Mohune bersama Kabag Organisasi Nizma Sanad, Kabag Tapem Heriyanto Uwete diterima Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Endang Sutrisna, M.Si, lakukan study komparatif, Selasa (02/04/2019) di Ciamis Jawa Barat.
Assisten Pemerintahan, Fitser Mohune menjelaskan bahwa tujuan dari studi kooperatif tidak lain untuk melihat dari dekat pelayanan publik yang ada di Kabupaten Ciamis.
Dipilihnya Ciamis menjadi tempat study komparatif oleh pemda Pohuwato karena daerah ini mendapat nilai yang nyaris sempur yakni 99.96. Meski kata Mohune, di tahun kemarin Pohuwato memperoleh zona hijau dalam pelayanan publik sesuai penilaian dari Ombudsman. Tentu ini hanya saja masih termasuk rendah dibandingkan nilai yang diperoleh Pemda Ciamis.
Selajutnya Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemda Ciamis Drs. Endang Sutrisna mengucapkan terima kasih kepada Pemda Pohuwato yang telah melakukan study kooperatif. Pihaknya siap menerima dan memberikan yang terbaik kepada Pemda Pohuwato dalam penerapan pelayanan publik.
Sementara itu Kabag Organisasi Pohuwato, Nizma Sanad menambahkan, salah satu tujuan dari study komparasi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, meningkatnya kualitas kinerja pelayanan, mengimplementasikan kinerja pelayanan menjadi budaya kerja.
Masyarakat Pohuwato jelas Nizma Sanad, sangat merindukan pelayanan publik yang baik dan berkualitas. Karena itu, Pemerintah sedang gencar menerapkan pelayanan berbasis Teknologi Informasi (TI), transparan, cepat, efektif dan efisien.
Pelayanan yang cepat akan mendatangkan investasi, karena itu solusi dan jawabannya ialah IT itu sendiri. Pemda Pohuwato melakukan perbaikan layanan publik sampai ke Desa-Desa baik pelayanan administrasi , jasa publik dan barang publik.
“Olehnya kami berharap Pemda Ciamis maupun dari pimpinan OPD dapat membagi ilmu, langkah-langkah kerja pelayanan publik terutama penerapannya dalam mewujudkan Pemerintahan yang baik dan berkualitas,” pungkas Kabag Organisasi, Nizma Sanad.#[KP/HMS/Jundi]





