News Update
Live Update Berita Terkini

Survei: Hanya Satu dari Tiga Warga AS “Dukung” Konflik dengan Iran

Selasa, 28 Jul 2026
Editor: Jamalul Insan
Para demonstran dengan membawa plakat anti perang berunjuk rasa saat Hari Buruh di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada (1/5/2026. (ANTARA/Xinhua/Qiu Chen)
Dengarkan dgn suara Siap
14.1K pembaca

WASHINGTON  (Kabarpublik.id) – Hanya satu dari tiga warga Amerika Serikat yang mendukung kampanye militer terhadap Iran dan merupakan angka terendah sejak tahap awal konflik tersebut, menurut hasil survei jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dirilis Senin (27/7).

Sementara itu, 69 persen responden berpendapat Presiden AS Donald Trump gagal menjelaskan tujuan AS dalam konflik tersebut.

Jajak pendapat dilakukan pada Jumat hingga Minggu (23-25 Juli) terhadap 1.246 orang dewasa di AS dengan margin of error 3 persen.

Untuk diketahui, pada 8 Juli, Trump menyatakan gencatan senjata yang dicapai dengan Iran pada malam sebelum 18 Juni tidak lagi berlaku.

Kemudian, setelah itu, militer AS melakukan beberapa serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim serangan tersebut sebagai balasan atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Iran lantas membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan menuding Washington melanggar perjanjian gencatan senjata.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti (ant)

No More Posts Available.

No more pages to load.