JAKARTA (kabarpublik) – Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu eskalasi di wilayah Timur. Situasi itu berdampak pada operasional penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta. Sejumlah maskapai membatalkan keberangkatan maupun kedatangan, seiring penutupan wilayah udara (airspace closed).
Keterangan yang dikutip pada Sabtu (1/3/2026) yang bersumber dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta membenarkan ada sejumlah penerbangan terdampak pembatalan pada Sabtu (28/2/2026), seperti Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, hingga Garuda Indonesia, yang mengalami kendala operasional untuk rute Timur Tengah.
Dijelaskan juga, rute keberangkatan yang terdampak antara lain Etihad Airways (EY472 tujuan Abu Dhabi), Qatar Airways (QR954 tujuan Doha), Qatar Airways (QR957 tujuan Doha), Emirates (EK357 tujuan Dubai), Etihad Airways (EY475 tujuan Abu Dhabi), Garuda Indonesia (GA900 tujuan Doha), serta Etihad Airways (EY473 tujuan Abu Dhabi).
Ada juga untuk penerbangan kedatangan, di antaranya Etihad Airways EY 472 rute Abu Dhabi–Jakarta dan Qatar Airways QR 954 rute Doha–Jakarta berstatus cancel.
Meski begitu manajemen bandara memastikan penanganan penumpang terdampak dilaksanakan sesuai prosedur, seperti proses pembatalan dokumen perjalanan di imigrasi hingga pengaturan akomodasi oleh maskapai.
Namun demikian, secara umum operasional penerbangan internasional lain tetap berlangsung aman dan lancar. Koordinasi intensif terus dilakukan dengan otoritas bandara.
Manajemen bandara juga mengimbau calon penumpang tujuan Timur Tengah agar aktif memantau status penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai.




