Rusia dan BRIN Bahas Kerja Sama Pelabuhan Antariksa di Biak

Senin, 4 Mei 2026
Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Sumber: wikipedia)
Dengarkan dgn suara Siap
2.1K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mengungkapkan pihaknya tengah menjajaki kerja sama eksplorasi ruang angkasa dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kerja sama tersebut mencakup kemungkinan pembangunan pelabuhan antariksa di Indonesia hingga kolaborasi peluncuran dan pemanfaatan satelit.

“Setelah proses diskusi dan negosiasi, kami berharap dapat merealisasikan program kerja sama konkret, termasuk pembangunan pelabuhan antariksa,” ujar Tolchenov di Jakarta, Senin (4/5/26).

Ia menambahkan, kerja sama tidak hanya terbatas pada infrastruktur, tetapi juga mencakup pengembangan teknologi dan pemanfaatan satelit untuk eksplorasi ruang angkasa.

Sebelumnya, BRIN telah menyatakan komitmen mempercepat pembangunan pelabuhan antariksa di Pulau Biak, Papua, melalui kemitraan dengan Roscosmos.

Kepala BRIN, Arif Satria, optimistis kolaborasi dengan Rusia dapat membantu Indonesia mewujudkan pelabuhan antariksa pertama di Asia Tenggara.

“Kami yakin pengalaman dan teknologi Rusia dapat mendukung Indonesia dalam mewujudkan pelabuhan antariksa,” ujarnya.

Sebagai bagian dari diplomasi sains, Kedutaan Besar Rusia juga menggelar pemutaran film “Russia’s History in Space” di Planetarium Taman Ismail Marzuki.

Kegiatan ini digelar untuk memperingati 65 tahun penerbangan manusia pertama ke luar angkasa, sekaligus memperkenalkan sejarah dan pencapaian kosmonaut serta ilmuwan Rusia kepada publik.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di bidang teknologi antariksa serta memperluas kolaborasi internasional di sektor riset dan inovasi. (ANT)

No More Posts Available.

No more pages to load.