Breaking News
Live Update Berita Terkini

Rachmat Gobel: Investasi Jepang Angkat Perekonomian Tanah Air

Senin, 13 Okt 2025
Oleh: admin
Anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel. Repro Parlementaria
Dengarkan dgn suara Siap
10.2K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Investasi Jepang di Indonesia telah memberikan keuntungan signifikan bagi kedua negara. Sebab itu anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel, terus mendorong pengembangan kerjasama dua negara.

Salah satu investasi Jepang yang berhasil mengangkat perekonomian di Tanah Air adalah Toyota. Pada 2025, mobil Toyota yang diproduksi di Indonesia berhasil diekspor sebanyak 3 juta unit.

“Ini prestasi luar biasa untuk Indonesia dari dunia otomotif, karena sudah bisa ekspor sampai tiga juta unit mobil, itu bukan perkara mudah, apalagi lokal kontennya sangat besar,” kata Gobel, seperti dikutip dari Parlementaria, di Jakarta, Senin (13/10/2025).

Politisi Partai NasDem itu juga mengatakan, keberhasilan ekspor Toyota itu memberikan keuntungan bagi Indonesia melalui peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan posisi Indonesia sebagai basis produksi otomotif global.

“Ini perlu kita apresiasi dan kita dorong industri seperti ini. Pemerintah harus memberi perhatian besar pada industri otomotif yang telah dibangun di Indonesia,” kata Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang itu.

Capaian ekspor itu didorong komitmen Toyota selama lebih dari 50 tahun dan menjadi bukti kemampuan industri otomotif nasional untuk berdaya saing global, terutama dengan semakin meningkatnya ekspor kendaraan elektrifikasi seperti Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid.

Dari sisi Investasi dan Manufaktur, Toyota dengan fasilitas produksi di Sunter, Jakarta Utara, dan Karawang, Toyota tidak hanya merakit, tetapi juga memproduksi kendaraan dan komponennya di Indonesia.

Mobil Toyota yang diekspor dari Indonesia didistribusikan ke lebih dari 100 negara di dunia, dampak kumulatif sejak 1971, dan Toyota telah menanamkan investasi sekitar Rp100 triliun untuk mengembangkan industrinya di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.