Presiden Bahas Akselerasi Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana

Senin, 29 Des 2025
Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, di kediaman pribadi, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Repro Setneg
Dengarkan dgn suara Siap
32.4K pembaca

JAKARTA (kabarpublik) – Sejumlah agenda strategis dibahas Presiden Prabowo Subianto saat menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Perkasa Roeslani, di kediaman pribadi, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan.

Menurut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, melalui keterangan tertulis, pertemuan itu selain membahas sejumlah agenda strategis, juga menyoal progres Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi dan hunian warga terdampak bencana Sumatera.

Dikutip dari laman resmi Setneg, Senin (29/12/2025), Presiden Prabowo memang meminta laporan perkembangan Kampung Haji di Kota Makkah, khususnya terkait titik lokasi menara, luas kawasan, serta tahapan pelaksanaan pembangunan.

“Menteri Rosan menyampaikan, atas inisiatif dan diplomasi Presiden Prabowo, Pemerintah Saudi mendukung penuh program itu, terutama setelah Putra Mahkota Mohammed Bin Salman berkomunikasi melalui telepon dengan Presiden Prabowo, 8 Desember lalu,” kata Teddy.

Dia juga menjelaskan, Menteri Rosan juga menyampaikan pembahasan terkait Kampung Haji yang telah dilakukan intensif melalui beberapa pertemuan dengan pihak Arab Saudi. Hingga saat ini, upaya itu telah ditempuh secara berkelanjutan.

“Menteri Rosan sebelumnya telah empat kali bertemu Pemerintah Saudi, khusus membahas masalah ini (Kampung Haji),” imbuh Seskab Teddy.

Lebih lanjut dikatakan, Presiden Prabowo juga menegaskan visinya agar seluruh jemaah haji Indonesia memperoleh tempat dan fasilitas penginapan yang nyaman, dengan lokasi dekat Masjidil Haram. 

“Presiden ingin seluruh jemaah haji Indonesia memiliki tempat dan fasilitas penginapan nyaman tersendiri saat melaksanakan ibadah haji, dengan lokasi yang cukup dekat dengan Masjidil Haram,” katanya.

Presiden juga meminta laporan perkembangan pembangunan 15.000 hunian yang dibangun BPI Danantara untuk warga terdampak bencana di Sumatera. Seskab Teddy menyampaikan, dalam laporan Menteri Rosan, 500 hunian siap pada minggu ini, beriringan dengan pembangunan hunian lainnya.

“Hunian lainnya juga sedang dibangun BNPB, Kementerian PU (Pekerjaan Umum) serta Kementerian Perumahan,” katanya lagi.

Langkah itu, pungkas dia, menegaskan komitmen Presiden untuk memastikan pemulihan yang cepat, terukur, dan berkeadilan bagi masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat kehadiran negara baik di dalam maupun luar negeri.

No More Posts Available.

No more pages to load.