“Untuk pertama kalinya, saat mendarat di luar negeri, Presiden Prabowo dijemput dengan mobil Maung, kendaraan kebanggaan bangsa Indonesia, hasil pengembangan industri pertahanan nasional,” kata Seskab Teddy saat dikonfirmasi ANTARA, Kamis.
Teddy menyampaikan Presiden Prabowo tiba di Cebu pada Kamis siang untuk menghadiri KTT ke-48 ASEAN dan dijemput menggunakan kendaraan Maung, yang merupakan hasil pengembangan industri pertahanan nasional Indonesia.
Dia menyebut penggunaan Maung di luar negeri menjadi simbol kemandirian bangsa, kepercayaan diri nasional, serta kemajuan industri nasional Indonesia dalam forum internasional.
“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi,” kata Teddy.
Menurut Seskab, selama berada di Filipina, Presiden Prabowo akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan tersebut.Β Dia menjelaskan kendaraan Maung dikembangkan sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan dan produksinya di PT Pindad telah mencapai lebih dari 3.200 unit.
Teddy mengatakan kendaraan tersebut telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan di dalam negeri.Β “Presiden Prabowo pun telah menggunakan Maung, sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024,” ucapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo telah tiba di Cebu, Filipina pada Kamis pukul 13.48 waktu setempat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN pada 7-8 Mei 2026.
KTT Ke-48 ASEAN sendiri mengusung tema Navigating Our Future Together.
Kepala Negara dijadwalkan menghadiri salah satu agenda KTT Ke-48 ASEAN, yakni KTT Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi forum strategis untuk memperkuat konektivitas dan kerja sama ekonomi subkawasan ASEAN.
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo dijadwalkan membahas penguatan kerja sama antarnegara ASEAN, termasuk upaya menghadapi dinamika global yang berkembang saat ini.
Sejumlah isu lain yang juga akan dibahas mencakup perkembangan global yang berdampak pada kawasan, termasuk upaya menjaga ketahanan energi serta memperkuat koordinasi dalam merespons dinamika geopolitik.
Pertemuan para pemimpin ASEAN juga diharapkan memperkuat kolaborasi kawasan dalam menjaga stabilitas, pertumbuhan ekonomi serta kerja sama strategis di berbagai sektor.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Cebu, Filipina yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (ant)





