PERINGATI HUT KELATNAS INDONESIA PERISAI DIRI KE–65, KEJUTAN BAGI MASKER SAAT LATIHAN

Minggu, 5 Jul 2020
Dengarkan dgn suara Siap
8.6K pembaca

Laporan : Abdul Rochim (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

KOTA PEKALONGAN [KP] – Keluarga Sat Nasional Indonesia PERISAI DIRI memperingati Hari Ulang Tahun ke – 65 tepat tgl 2 Juli 2020 di SMKN 3 , dirayakan dengan sederhana berbeda dengan perayaan tahun lalu karena siatuasi pandemi covid-19. Dalam latihannya tidak melibatkan banyak pesilat, cukup perwakilan unit.

Usai mengikuti kegiatan latihan bersama yang dipimpin langsung oleh Pembina Perisai Diri provinsi Jateng IB Nyoman Triagung, S.IP., M.MPar (Purnawirawan Polri) Kasubbag Humas Polres Pekalongan Kota dan para pelatih dengan dihadiri oleh beberapa unit latihan perisai diri.

Tanpa disadari ketika selesai latihan bersama, tiba-tiba dikejutkan oleh para senior/ pelatih membagi masker gratis kepada para peserta latihan serta nasi tumpeng untuk semua yang hadir sebagai rasa syukur bahwa anggota Silat Perisai Diri di Pekalongan tidak ada yang terpapar Covid 19 yang diulangtahunnya ke 65 digelar di SMKN 3 Pekalongan, Minggu (05/07/2020).

“Terima kasih kepada seluruh perwakilan unit latihan Perisai Diri yang telah hadir mengikuti latihan bersama,” ucapan Ketua Umum dan memberikan ucapan Hari Ulang Tahun Kelatnas Indonesia Perisai Diri ke-65.

“Dengan kebersamaan dalam berbagai kegiatan latihan bersama dalam menciptakan persamaan Persepsi maupun kesamaan tehnik /memupuk rasa kekeluargaan silaturahmi dan  khususnya dimasa pendemi Covid-19 ini. Semoga dengan kekompakan dan sinergitas kebersamaan yang selama ini sudah dibangun semakin hari semakin kita jaga dan tingkatkan untuk masyarakat bangsa dan negara,” ungkap IB.Nyoman Triagung, S.IP.  M.Mpar

Harapannya, kekompakan yang terjalin bukan saja pada momen tertentu, tapi pada setiap saat dan setiap waktu, dan bukan sekadar dalam menjalankan latihan rutin saja. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kesolidan kita bersama Perisai Diri yang akan selalu siap sedia menjaga NKRI.   

“Kekompakan antara pelatih dan yunior saling asah, asih dan asuh saling menguatkan satu sama lain. Ditambah sinergitas dengan IPSI setempat tentunya kita bisa cetak bibit atlit Silat yang handal bisa membawa nama daerah bahkan negara melalui Pencak Silat, serta akan benar-benar terjaga kondusifitasnya apalagi di tengah Pendemi Covid-19 dan menuju new normal,” pungkasnya. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.