PELETAKAN BATU PERTAMA WADUK BULANGO ULU TERGANTUNG VERIFIKASI BERKAS DI BPN DAN PERSETUJUAN MASYARAKAT

Kamis, 25 Jul 2019
Sekretaris BSW II Sulawesi , Asrin memberikan keterangan terkait rencana peletakan batu pertama Waduk Bulnago Ulu, Rabu (24/07/2019)
Dengarkan dgn suara Siap
4.4K pembaca

Laporan : Afandi (Jarber SMSI), Editor : Mahmud Marhaba

BONEBOL [KP] – Berbagai isue terkait dengan rencana peletakan batu pertama pembangunan waduk Bulango Ulu yang ada di kecamatan Tapa Kabupaten Bone Bolango ditepis Asrin Sekretaris kantor Balai Sungai Wilayah II Sulawesi, Rabu (24/07/2019).

Selepas RDP Waduk Bulango Ulu, Asrin ditemui wartawan dan menjelaskan, bahwa pihak penyelenggara dalam hal ini Balai Sungai Wilayah II Sulawesi sampai saat ini belum menerima pemberitahuan dari PUPR terkait hal tersebut. Pihaknya masih dalam tahap proses menyiapkan pengadaan tanah.

“Kami selaku pihak penyelenggara belum ada perintah langsung dari pusat, karena kami masih memfokuskan tahapan pengadaan tanah, peletakan batu pertama itu belum ada perintah dari pusat PUPR,” jelas Asrin.

Lanjutnya Asrin, pihaknya juga telah menyerahkan dokumen pengadaan tanah ke Kanwil Pertanahan Gorontalo.

“Kami sudah menyerahkam semua dokumen pengadaan tanah sebagai lahan pembangunan Waduk Bulango Ulu itu pada Kanwil Pertanahan. Mereka telah mengembalikan berkasnya kepada kami untuk segera dilengkapi. Sehingganya, sementara ini pihak kami akan terus berkoordinasi dengan pihak Pertanahan untuk memeriksa dan merampungkan kelengkapan berkas yang diminta oleh Kantor Wilayah Pertanahan,” jelasnya.”

Di satu sisi, Gubernur Gorontalo beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pelaksanaan peletakan batu pertama akan dimulai pada bulan Agustus. Namun, menurut Asrin bahwa itu merupakan pandangan yang normatif. Menurutnya, statment Gubernur sebagai upaya memotivasi percepatan pembangunan proyek yang berbandrol 2,2 Trilun tersebut.

“Pernyataan Pak Gubernur itu merupakan suatu dorangan dan motivasi untuk kami, meskipun memang Pak Gubernur mengatakan itu kepada media,” ungkap Asrin.

Sementara itu, pihaknya belum bisa memastikan waktu pembangunan waduk itu. Alasannya, karena masih menunggu tahap-tahap selanjutnya, serta memastikan masyarakat sudah menerima rencana pembangunan Waduk tersebut.

“Kami akan menunggu tahapan yang sudah selesai, masih ada Satgas A dan B setelah itu Tim apraisal, jika sudah aman lokasinya baru melakukan pembangunan,  aman dalam artian sudah disetujui oleh masyarakat,” tutup Asrin.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.