LUAR BIASA, PT TIMBAL JAYA UTAMA HIBAHKAN MASJID USAI BANGUN PROYEK

GORONTALO UTARA295 Dilihat

Laporan : Arsad Tuna
Editor : Mahmud Marhaba
GORUT (KP) – Subhanallah, Maha Suci Allah yang telah menggerakkan hati seorang pengusaha yang telah menghibahkan sebuah mesjid kepada masyarakat muslim yang berada di dusun Langge, Desa Letunggula, Kecamatan Tolinggula.
H. Wibowo, Direktur PT Timbar Utama Jaya, pelaksana pembangunan Jembatan Rimba CS, adalah sosok yang diberi hidayah itu ketika dikonfirmasi awak media ini mengatakan dirinya bukan segalanya dalam pembangunan mesjid ini, tapi hanya sekedar memotivasi warga untuk dapat mewujudkan keinginan mereka untuk mempunyai sebuah mesjid.
“Kontribusi dan dukungan warga adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihitung dalam bentuk materi. Semua ini terlaksana atas gerak dan hidayah Allah SWT. Saya tak ada kekuatan apapun tanpa ridlo Allah dan dukungan dari semua pihak terutama para personal Staf Balai Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah Gorontalo yang bertugas dilapangan,” papar H.Wibowo yang amat terharu bahagia diantara warga muslim dusun langge.
Pemerintah Kecamatan Tolinggula, pemerintah Desa dan para tokoh agama dan adat pada acara pengresmian mesjid tersebut.
Camat Tolinggula, Rizal Yusuf Kune, SKM yang didaulat oleh warga dan pemberi hibah untuk mengresmikan mesjid ini dalam sambutannya mengatakan terima kasih yang tak terhingga kepada pribadi H.Wibowo atas sumbangsihnya dalam mewujudkan keinginan warga.
“Saya merasa bangga dan terharu melihat fisik mesjid yang ‘mewah’ ini yang kalau dinilai secara geografis sangat tidak pantas berdiri megah di Dusun Langge, tapi Allah sungguh Maha Kuasa atas segala sesuatu yang di kehendakiNya,” kata mantan Kepala PKM Tolinggula yang akrab di sapa pak mantri ini.
Senada dengan Camat Tolinggula, Kepala Desa Ilotunggula, Slamet Pomalingo mengatakan bahwa pembangunan masjid ini adalah anugrah Allah yang tak terhingga kepada warga dusun Langge yang sebelumnya fisik mesjid ini sangat memprihatinkan.
“Mesjid Nurul Jihad yang megah ini berukuran 9 X 11 meter berdiri di atas lahan seluas 800 M2, dengan konstruksi bagian atas menggunakan baja ringan dan berdinding kaca di lengkapi dengan fasilitas tempat air wudlu, listrik dan sound system ini menelan anggaran kurang lebih Rp. 500 juta,” papar Miftahul Jannah Husa ST, Master Enginering PT. Timbar Utama Jaya.(KP)

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar