Lamahu Fokus Perkuat Solidaritas dan Kesejahteraan Warga Gorontalo di Perantauan

Senin, 15 Des 2025
Wawancara eksklusif Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad dengan kabarpublik.id, Senin (15/12/25). (Foto: kabarpublik.id)
Dengarkan dgn suara Siap
44.3K pembaca

JAKARTA (kabarpublik.id) – Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad, menegaskan bahwa Lamahu merupakan paguyuban kekeluargaan yang dikelola dengan semangat kebersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepedulian kemanusiaan masyarakat Gorontalo, khususnya yang berada di luar daerah asal.

Menurut Fadel, Lamahu aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial dan budaya yang melibatkan warga Gorontalo di perantauan. Sejumlah program telah digelar, mulai dari bantuan sosial hingga kolaborasi budaya Gorontalo–Betawi yang dilaksanakan di berbagai wilayah Jakarta, seperti Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut bertujuan mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

“Lamahu ini kegiatan guyup, merangkul seluruh masyarakat Gorontalo di luar Provinsi Gorontalo,” ujar Fadel.

Foto: Ketua Umum Lamahu, Fadel Muhammad bersama CEO Kabar Publik, Ati Modjo. (kabarpublik.id)

Sementara itu, untuk wilayah Gorontalo, Lamahu memfokuskan perhatian pada keluarga kurang mampu serta anak-anak berprestasi yang membutuhkan dukungan pendidikan. Bantuan diberikan kepada mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan sekolah.

Meski sejumlah program telah berjalan, mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2019-2024 ini mengakui upaya Lamahu belum sepenuhnya maksimal. Keterbatasan sumber daya dan donatur menjadi tantangan utama, terutama saat kebutuhan bantuan meningkat, seperti pada bulan Ramadan.

“Kebutuhan bantuan masih besar, sementara kemampuan pemberi bantuan masih terbatas. Orang Gorontalo yang berkecukupan jumlahnya belum banyak,” jelasnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Fadel mendorong peningkatan partisipasi masyarakat Gorontalo di perantauan agar lebih aktif berkontribusi. Ia juga menilai promosi dan publikasi kegiatan Lamahu perlu diperkuat agar semakin banyak pihak tergerak untuk terlibat.

Ke depan, Lamahu menargetkan diri menjadi wadah tunggal bagi masyarakat Gorontalo di luar daerah. Upaya itu akan dimulai melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang direncanakan digelar di Jakarta pada 23 Januari, bertepatan dengan peringatan Hari Patriotik Gorontalo. Dalam forum tersebut, Lamahu akan mengundang berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun organisasi yang lebih solid dan inklusif.

“Saran saya, organisasi ini harus terus dibenahi agar bisa merangkul masyarakat Gorontalo lebih luas, tidak hanya di Jabodetabek, tetapi juga di daerah lain seperti Jawa Timur,” tutup Fadel.

No More Posts Available.

No more pages to load.