Kepala Bappelitbangda Ternate Minta Opd Optimalkan PAD

Selasa, 4 Apr 2023
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Dr. Hi. Rizal Marsaoly. [Istimewa]
Dengarkan dgn suara Siap
10.1K pembaca

Laporan : Yadi / Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Dr. Hi. Rizal Marsaoly meminta OPD – OPD yang menangani pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dilingkup Pemerintah Kota Ternate agar bekerja keras dan harus tetap optimis.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan PAD sebagaimana masukan dari Pansus LKPJ DPRD Kota Ternate kepada Bappelitbangda untuk turun melakukan intervensi terhadap OPD-OPD pengelola PAD pada saat rapat bersama di kantor Bappelitbangda, Senin 3 April kemarin.

“Bukan hanya OPD pengelolaan PAD tapi OPD lain juga harus bekerja keras dan optimis. Saya ambil contoh dulu saya Kepala Dinas Tata Kota PAD kami mencapai sekitar Rp 4 miliar,” ujarnya kepada media ini dikantornya, Selasa (04/04/2023).

Rizal pun mempertanyakan kenapa sekarang pada tahun 2022 PAD dari hasil retribusi IMB hanya Rp 1,5 miliar. Seharusnya kan Rp 4 miliar lebih setiap tahun. Apa para meter indikatornya karena sekarang kita dilihat banyak orang sudah mulai membangun bangunan-bangunan besar.

Secara logika justru itu akan menghasilkan PAD tapi kata Rizal, kenapa targetnya kecil. Itu artinya bahwa bnyak PAD dari sumber retribusi IMB ada yang hilang. Jadi itu nanti Bappelitbandagda akan intervensi mengoptimalkan OPD-OPD ini.

Rizal juga berharap, OPD-OPD pengelolaan PAD terutama Dinas Perhubungan atau Kepala Dinas yang baru bisa berkoordinasi dengan OPD-OPD terkait. Artinya pengaturan parkiran diareal pasar koordinasi dengn Disperindag. Begitu pun areal-areal yang menjadi PAD bisa dioptimalkan.

“Dibeberapa OPD kami cuman kalah di dua hal, yaitu data dan informasi. Apabila kita punya data dan informasi itu akurat maka dalam proses pengambilan kebijakan atau keputusan dia akan semakin baik. Misalnya contoh kita tau hari ini di Gamalama satu hari jumlah kendaraan roda dua yang masuk parkir sekian tapi pendapatan turun karena tadi lagi-lagi masalah data,” kata Rizal.

Dirinya menyebut, kalau data valid atau akurat buat pembanding agar langkah-langkah dari Kepala Dinas Perhubungan nanti membuat perubahan juga bisa terukur serta bisa capai, dan bisa melihat sendiri hasilnya tersebut.
Begitu juga dia capai hasil PAD karena apa, dan tidak capai penyebabnya apa sehingga ada evaluasi areal-real parkir yang ada di Kota Ternate. #[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.