Kemenag Halteng Gelar Asesmen Madrasah 2024

BERITA66 Dilihat

Laporan : Iswadi
Editor : YR

MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Kementerian Agama (Kemenag) Halmahera Tengah akan kembali menggelar Asesmen Madrasah. Ini merupakan asesmen sumatif yang dilaksanakan untuk peserta didik kelas akhir jenjang pendidikan madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah H Hasyim Hamzah SH. MSi yang di wakili oleh Drs. H Nurhalis Abubakar, MH sebagai Plh Kepala membuka secara resmi pelaksanaan Asesmen Madrasah di Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah Fastabiqul Khairat Tepeleo Kec. Patani Utara pagi tadi.

Dalam arahan menurut beliau bahwa Asesmen Madrasah bertujuan mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik sesuai Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan. Asesmen Madrasah ini merupakan pengganti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) dan Ujian Nasional (UN).

H Nurhalis Abubakar juga sebagai mantan Kepela Seksi Pendidikan Madrasah mengatakan, penyelenggaraan asesmen madrasah diatur dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 901 tahun 2023 tentang Standar Operasional Prosedur Penyelenggaraan Asesmen Madrasah. Menurut Nurhalis , setidaknya ada tiga fungsi asesmen madrasah.

Pertama, untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Kedua, sebagai umpan balik untuk perbaikan pembelajaran pada madrasah. Ketiga, sebagai salah satu syarat penentuan kelulusan.

“Asesmen untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah atau MI dan MTS akan diselenggrakan dalam rentang waktu mulai 29 April SD 1 Mei 2024,” terang Nurhalis.

Dijelaskan Nurhalis, penyelenggaraan Asesmen Madrasah dapat berupa tes tertulis, praktik, portofolio, penugasan, maupun bentuk asesmen lain yang ditetapkan madrasah. Bentuk soal asesmen tertulis dapat berupa pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, benar-salah, setuju-tidak setuju, menjodohkan, isian, atau uraian.

“Persiapan penyelenggaraan Asesmen Madrasah, mulai dari penyusunan kisi-kisi soal, penyusunan soal, hingga penggandaan soal dilakukan oleh masing-masing madrasah penyelenggara,” sebut Nurhalis.

“Dalam pelaksanaannya, madrasah penyelenggara dapat memilih melaksanakan Asesmen Madrasah dengan moda Asesmen Madrasah Berbasis Komputer (AMBK), Asesmen Madrasah Berbasis Kertas (AMK), ataupun bentuk lainnya,” sambung

“Setiap madrasah harus memahami dan menjadikan Prosedur Operasional Standar sebagai acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan asesmen madrasah sambung Nurhalis.

Sebagai mantan Kasi Pendidikan Madrasah dan juga sebagai Mantan Kepala Madrasah Tsanawiyah Haji Salahudin Patani dan juga sebagai perintis Madrasah beliau akan melakukan kegiatan beberapa hari di Patani untuk monitoring pelaksanaan Asesmen pada setiap Madrasah di Kecamatan tsb menurut Nurhalis melalui saluran telepon. #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar