BERSAMA BSG, PEMDES SE PEHUWATO BAKAL TERAPKAN PENGELOLAAN KEUANGAN NON TUNAI

Rabu, 19 Jun 2019
Dengarkan dgn suara Siap
9K pembaca

Laporan : Jaringan Berita SMSI

Editor : Mahmud Marhaba

 

MANADO [KP] – Mengalirnya dana segar setiap tahun di setiap desa membuat peluang penyalahgunaan anggaran yang bisa jadi mengakibatkan seseorang berurusan dengan hukum. Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dibawah kepemimpinan Bupati Syarif Mbuinga dan Wabup Amin Haras pada sisa masa jabatan periode ke-2 ini mengharapkan agar pemerintah hingga ke tingkat desa berjalan dengan baik. Bukan hanya itu, tranparansi dan keterbukaan pengelolaan anggaran dana desa.

 

Untuk itu, pemerintah kabupaten Pohuwato menggelar Sosialisasi Implementasi Pengelolaan Keuangan kepada aparatur Desa se-Kabupaten Pohuwato, Selasa (18/06/2019), bertempat di Hotel Aston Manado.

 

Pemda melalui kerjasama dengan Bank Sulutgo Cabang Pohuwato, berupaya menerapkan aplikasi kas online/non tunai kepada pemerintah Desa.

 

Wakil Bupati Amin Haras mengatakan, aplikasi dan program non tunai ini bertujuan untuk akuntabilitas dan transparansi anggaran Desa agar bisa diketahui dan dapat mencegah penyalahgunaan dana desa.

 

Wabub Amin mengakui, penerapan aplikasi tentu tidak berjalan dengan mudah,  namun masih ada yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah terkait desa-desa lain yang sulit terjangkau oleh jaringan internet.

 

“Adanya beberapa wilayah Desa yang masih sulit dijangkau internet, maka ini menjadi perhatian dari pemerintah daerah dan akan di seriusi demi kelancaran pelayanan non tunai kepada pemerintah Desa,” terangnya, seraya berharap sosialisasi ini dapat diikuti dengan baik, agar dapat memberikan nilai tambah dan pengetahuan bagi aparatur Desa dalam pengelolaan non tunai. #[KP/Jundi]

No More Posts Available.

No more pages to load.