BERAS BANTUAN PENANGANAN COVID-19 DITAHAN OKNUM PETUGAS PERBATASAN BANGGAI, SURAT KETERANGAN KADES DIABAIKAN

Selasa, 21 Apr 2020
Surat Keterangan dari Kepala Desa
Dengarkan dgn suara Siap
14.5K pembaca

Laporan : Tim Kabar Publik (JMSI), Editor : Mahmud   

TOUNA [KP] – Ditengah mewabahnya virus Corona, oknum petugas Posko pengecekan kesehatan Covid-19 di perbatasan Desa Balinggara, Kabupaten Banggai, diduga menahan mobil truk pembawa beras bantuan, Kamis (16/04/2020).

Gambar konten
Sumber: Kabarpublik.id

Hal itu sangat bertentangan dengan himbauan Mendagri, Tito Karnavian dan Kapolri saat melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) melalui video conference bersama para Gubernur/ Bupati dan Walikota se-Indonesia pada Kamis (09/04/2020), pekan kemarin.

“Ya, kami ditahan setelah pulang  membawa beras bantuan sebanyak 9 ton dari Desa Toili, Kecamatan Moilong, Kabupaten Banggai,” kata sumber, Toko Balli Indah kepada kabarpublik.id, Selasa (21/04/2020).

Diketahui bahwa beras tersebut diperuntukan masyarakat yang terdampak Covid-19 di desa Pulau Tiga, Kecamatan Walea Kepualuan, Kabupaten Tojo Una-Una. Mereka dilengkapi dengan surat keterangan dari Kepala Desa Tiga Jaya Pulau, nomor : 450-17/DS-TP-IV/2020 tertanggal 16 April 2020, yang ditandatangani dan cap basah oleh Kades, Dirman Dj. Lola

“Meski kami sudah menujukan surat keterangan dari Kepala Desa Pulau Tiga tersebut, oknum petugas setempat tak juga memberikan kebijakan sedikit pun kepada sopir truk untuk membawa keluar beras bantuan itu.

Surat Keterangan dari Kepala Desa

“Anehnya, para oknum petugas diperbatasan tersebut melarang orang membawa beras keluar dari daerah itu,”ungkap Toko Balli Indah sambil menambahkan jika hal ini sangat merugikan dan menghambat arus kebutuhan logistik masyarakat antar daerah.

“Akibat dari tindakan oknum para petugas pos tersebut, beras bantuan sebanyak 9 ton terpaksa kami bongkar dan dititip dirumah warga diperbatasan desa setempat ,” tutup sumber.

Hingga berita ini diturunkan, beras bantuan warga masih berada dilokasi dan oknum petugas bersangkutan belum terkonfirmasi.

Mereka berharap agar Gubernur Sulteng dan Bupati Banggai dapat melakukan evaluasi atas tindakan dari para oknum petugas didaerah perbatasan Kabupaten Banggai dan Kabupaten Tojo Una-Una.#[KP]

No More Posts Available.

No more pages to load.