Laporan : Iswadi
Editor. : YR
MALUKU UTARA [kabarpublik.id] – Bangunan milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Pulau Mare Kota Tidore Kepulauan terlihat rusak dimakan usia dan tak diabaikan pihak Perusahaan. Selasa (15/02/2022)
Kepada kabarpublik.id, Tokoh Pemuda Pulau Mare Hatta Hajah menuturkan, Bangunan PLN Di pulau Mare Ini dibangun pada tahun 2018 menghabiskan Uang Negara Dengan Angka Milyaran, Sekarang Wajah bangunan mulai pudar dan Retak, tiang-tiang jaringan dari desa Maregam ke desa Marekofo mulai putus.
“Sayangnya Gedung yang tertulis Nama PT. PLN yang kantor pelayanan di pulau mare Ini hanya sebatas bangunan tanpa Mesin Genset ini juga aneh sekali,”Tuturnya
Menurut Hatta bahwa Sesuai Peraturan Menteri ESDM No.38 tahun 2016, Kementerian ESDM akan fokus pada 2.500 desa yang tidak ada listrik sama sekali. Untuk mencapai pemerataan dan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan

“Oleh karna itu Kami sampaikan kepada Pemerintah kota Tidore, DPRD Kota Tidore kepulauan Dan Bapak Gubernur Maluku Utara Dan juga DPR provinsi Maluku utara sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat,”Ujarnya
Hatta juga meminta kepada pihak Direktur Utama PT. PLN Bagian pengawasan wilayah Timur. dan juga Direksi PT. PLN (PERSERO)UIW MMJ UP3 Ternate, ULP Soasio agar berkenan memberikan
Mesin Genset untuk penerangan di
Kantor Pelayanan Pulau Mare.
“Kami ingin Supaya Masyarakat Desa Maregam dan Desa Marekofo bisa menikmati listrik 24 jam seperti masyarakat lain yang ada kota juga,”imbuhnya
Tokoh Pemuda Pulau Mare, Hatta Hamjah juga bilang sampai sekarang ini masyarakat di Pulau Mare yang di dua kampung ini menggunakan listrik dengan genset yang di beli menggunakan anggaran dana desa.#[KP]







