oleh

Waduk Munjul Mampu Tampung Air dengan Debit Tinggi Setelah Dikeruk

-BERITA-36 views

Laporan : Hafithro / Editor : YR

JAKARTA [kabarpublik.id] – Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar, melaksanakan tinjauan ke lokasi pengerukan Waduk Munjul, Kelurahan Munjul, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (15/9).

Waduk Munjul dikeruk guna untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.

Saat peninjauan Anwar melihat langsung proses pengerukan yang dilakukan Sudin SDA (Sumber Daya Air) Kota Jakarta Timur dengan mengerahkan lima alat berat.

Dalam kegiatan ini, Wali Kota Anwar didampingi, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur, Kusmanto, Kepala Suku Dinas SDA Kota Jakarta Timur, Santo, Camat Cipayung, Panangaran Ritonga, dan Lurah Munjul, Sumarjono.

Anwar mengatakan, waduk Munjul memiliki luas 3 hektar dan mampu menampung atau menahan air hingga 42.000 m3.

Adapun waduk tersebut mengalirkan air ke Kali Sunter Hulu dari Sunter ke wilayah Cipinang Melayu dan sekitarnya.

“Ketika kita lakukan normalisasi, waduk Munjul dapat menampung debit air tinggi, sehingga debit air ke hilir bisa kita atur. Jika, terjadi hujan lokal di sana tidak akan terjadi banjir di sana,” jelas Anwar.

Anwar berharap, dengan pengerukan waduk Munjul dapat meminimalisir banjir atau genangan. Pengerukan waduk ini dilakukan dengan kedalaman sekitar 4-5 meter, dengan bantuan alat berat dan diharapkan adanya penambahan alat berat untuk mempercepat pengerukan dan normalisasi waduk Munjul.

“Dengan pengerukan waduk Munjul ini maka banyak daerah yang akan terbebas dari banjir, yang jelas di sepanjang bantaran Kali Sunter seperti Cipinang Melayu, Cipinang sampai ke wilayah Pulo Gadung tidak akan terjadi banjir karena itu satu aliran semua terakhir di Waduk Ria Rio,” ujarnya.

Di samping itu, Anwar menyebutkan, saat ini Pemerintah Kota Jakarta Timur sedang mengerjakan 15 waduk dan mengerahkan 31 alat berat yang kini bertambah menjadi 51 alat berat untuk percepatan.#KP

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar

News Feed