oleh

Kanwil BPN Gorontalo Gelar Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria

-BERITA-211 views

Laporan : Ifan S. Saluki
Editor : YR

GORONTALO [kabarpublik.id] – Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Gorontalo melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) sebagai rangkaian kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), di Aston Hotel Kota Gorontalo, pada tanggal 15-16 Juli 2021. Dengan mengangkat tema “Strategi Percepatan Penataan Aset Melalui Penyelesaian Konflik Agraria di Lokasi Eks. HGU, Pelepasan Kawasan Hutan dan Trasmigrasi Disertai Penataan Akses Untuk Mendukung Peningkatan Ekonomi Masyarakat”.

Rakor tersebut diselenggarakan secara hybrid, kombinasi luring (tatap muka dengan jumlah terbatas dan sesuai protkes) dan daring (melalui konferensi video). Hadir pula secara daring narasumber dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), yakni Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Dr. Surya Tjandra, S.H, LL.M dengan paparan materinya tentang ‘Mengukir Asa Reforma Agraria di Bumi Gorontalo’. Bersama juga Direktur Landreform, Sudaryanto, S.H., M.M.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Dr. Surya Tjandra, S.H, LL.M dengan paparan materinya tentang Mengukir Asa Reforma Agraria di Bumi Gorontalo. Bersama Direktur Landreform, Sudaryanto, S.H., M.M. saat menjadi narasumber secara virtual pada Rakor GTRA Kanwil BPN Provinsi Gorontalo.
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Dr. Surya Tjandra, S.H, LL.M, Bersama Direktur Landreform, Sudaryanto, S.H., M.M. saat menjadi narasumber secara virtual pada Rakor GTRA Kanwil BPN Provinsi Gorontalo

Dalam sambutan Kepala Kanwil (Kakanwil) BPN Provinsi Gorontalo, Wartomo, A. Ptnh., SH. MH menyampaikan bahwa Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria ini bertujuan untuk mensingkronisasikan program GTRA Pusat dan Daerah, baik itu di Provinsi maupun di Kabupaten/Kota).

“Serta berkoordinasi dan sinergitas antara Tim GTRA Provinsi dan Tim PLH GTRA Provinsi terkait penataan aset dan akses reform, mengintegrasikan data potensi Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) dan permasalahannya, serta berkoordinasi dalam rangka penyelesaian konflik Agraria di Provinsi Gorontalo,” jelasnya

Selain itu, Rakor ini juga sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas GTRA pada pelaksanaan Reforma Agraria dalam rangka mengatasi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah serta penyelesaian konflik agraria di Provinsi Gorontalo.

“Diharapkan dalam penanganan dan penyelesaian konflik sangketa agraria Tanah Eks. HGU, Transmigrasi dan Pelepasan Kawasan Hutan, dapat diselesaikan dengan prinsip musyawarah mufakat, dan menyelesaikan pemetaan sosial potensi masyarakat dalam rangka Akses Reform, serta meningkatkan koordinasi dan integrasi data di lintas sektor,” ucap Kakanwil BPN Gorontalo

Sementara itu, Asisten II Setda Provinsi Gorontalo, Sutan Rusdi yang mewakili Gubernur Gorontalo menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya Reforma Agraria sangat penting dilaksanakan dalam rangka untuk penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan aset dan disertai dengan penataan akses untuk kemakmuran masyarakat.

“Melalui Rakor ini diharapkan dapat terbangun komitmen yang kuat dan sinergi yang harmonis dari seluruh pihak terkait dalam rangka mensukseskan program reforma agraria di Provinsi Gorontalo. Serta dapat menangani masalah ketimpangan penguasaan lahan, alih fungsi lahan pertanian, kemiskinan, kesenjangan sosial, dan permasalahan-permasalahan yang dapat merugikan masyarakat guna mencapai tujuan untuk mensejahterakan rakyat di Provinsi Gorontalo,” pungkas Sutan Rusdi #[KP]

Apa Reaksi Anda?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Komentar

News Feed