oleh

MASKAPAI PENERBANGAN CITILINK RESMI BEROPERASI DI TOJO UNA-UNA

Laporan : Budi Dako (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

SULTENG [KP] – Maskapai penerbangan Citilink Indonesia resmi beroperasi di Bandara Tanjung Api Kabupaten Tojo Una-Una, (Sulawesi Tengah), setelah dilakukan penerbangan perdana dari Bandara Tanjung Api ke Bandara Hasanuddin Makassar pada Rabu 25 November 2020, sekitar pukul 13.00,Wita.

Pantauan media ini saat pewasat tiba di Bandara Tanjung Api, sekitar pukul 11.00, wita disambut secara adat oleh Pemerintah Daerah Tojo Una-Una.

Saat penyambutan pesawat Citilink, turut dihadiri langsung Pjs. Bupati Touna,Drs. Datu Pamusu Tomblotutu, M.Si didampingi Ketua DPRD Tojo Una-Una, Mahmud Lahay, SE, M.Si, Sekretaris Daerah (Sekda) Taslim DM. Lasupu, SP, MT, Kajari Touna, Muhammad Fadil Jauhari, SH, MH, Kepala Dinas Perhubungan Touna, Rizal C. Panjili, SE, MAP, Plh. Wakapolres Touna, Kaban BNN Kabupaten Touna, dan Kepala Bandara Tanjung Api beserta Pilot, Co-Pilot bersama Crew Pesawat Citilink.

Pjs Bupati Touna, Drs. Datu Pamusu Tombolotutu mengatakan, penerbangan perdana ke Makassar dengan penumpang sebanyak 30 orang.

“Tadi penumpang yang berangkat sebanyak 30 orang, ini baru pertama ke Makasar,” ujarnya.

Ia mengatakan, rute penerbangan komersial pesawat Citilink dari Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah ke Makassar, Sulawesi Selatan.

“Jadwal penerbangan untuk sementara, satu kali dalam seminggu,” ungkap Pjs Bupati Touna, Datu Pamusu Tombolotutu kepada kabarpublik.id seusai kegiatan, Rabu malam (25/11/2020).

Menurutnya, dengan hadirnya pesawat Citilink di kota Bumi Sivia Patuju, Kabupaten Tojo Una-Una, tentunya membawa angin segar bagi penguna jasa transportasi udara serta kemajuan sektor pariwisata di daerah itu.

Lanjut dia menuturkan, kedepan kerjasama antara Citilink ini bisa berkepanjangan, sehingga penerbangan di Kabupaten Tojo Una-Una akan terus menerus,” harap Pjs Bupati Touna.

Diakhir perbincangannya, Datu Pamusu berharap kepada penguna jasa transportasi udara di daerah ini untuk dapat menggunakan transportasi udara yang sudah tersedia. Begitu pula bagi para diaspora di Touna bila hendak pulang ke kampung halaman.

“Terkait juga calon penumpang yang berpergian ditengah Covid-19, diharuskan memenuhi persyaratan tes cepat atau hasil swab non reaktif dengan menerapkan social distancing dan memakai masker,” pungkasnya.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

News Feed