HUKRIMSULTENGTOJO UNA-UNA

NAPI NARKOTIKA LAPAS AMPANA DIBEKUK TIM SATRESNARKOBA POLRES TOUNA

Laporan : Budi Dako (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

TOUNA [KP] – Tim Satuan Narkoba Polres Tojo Una-Una berhasil meringkus salah satu tahanan kasus Narkotika jenis shabu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ampana.

Tersangka yang diamankan itu, pria berinisial R (25), diketahui warga Kelurahan Kamonji Palu Barat, Provinsi Sulawesi Tengah.

“Pelaku merupakan Narapidana  Narkotika jenis Sabu, pindahan Lapas Kelas II  Palu,” ungkap Kapolres Touna AKBP Alfred Ramses Sianipar, SIK, MH bersama KBO Satnarkoba Polres Touna Iptu Armansyah didampingi Kabag Humas Polres Touna Iptu Triyanto dalam konferensi pers diruang rupatama polres setempat, Kamis 15 Oktober 2020, sekitar pukul 10.00, Wita.

Kapolres menerangkan, bahwa pengerebekan itu dipenginapan Carissa, Jln Sultan Hasanuddin, Kelurahan Ampana, saat itu pelaku bersama seorang petugas Lapas Ampana berinisial (F).

Menurutnya, keterlibatan seorang petugas Lapas inisial (F) saat penangkapan hanya semata-mata mengawal pelaku (R) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ampana, karena pelaku dalam keadaan sakit.

“Namun, saat dalam perjalanan pelaku (R), meminta kepada petugas (F) untuk mampir sebentar di penginapan Carissa dengan alasan untuk menemui sahabat,”ujar Kapolres.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam oleh penyidik Polres kepada petugas lapas, inisial (F) tidak terlibat dengan pelaku(R).

Untuk diketahui, dari kasus tersebut, tim Satuan Narkoba Polres Touna berhasil mengamankan dari tangan pelaku yaitu 3 (tiga) paket serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat (18,49) gram, satu bungkus rokok Gudang Garam Surya ,1 (Satu) buah dompet warna merah, uang tunai berjumlah Rp. 4. 420.000,1 (Satu) dan 1 buah Handphone merek OPPO warna Hijau.

“Adapun pasal yang dipersangkakan kepada pelaku (R) adalah pasal 114 Ayat(2),” kata calon Wadansat Brimob Polda Sultra itu.

“Dalam perbuatan menawarkan untuk dijual atau menjual, membeli, menjadi perantara, dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan 1 sebagaimana dimaksud dalam tanaman beratnya melebihi 1 kilo gram atau melebihi 5 kilo gram pelaku akan dipidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana paling singkat 6 (enam)tahun dan paling lama 20 tahun (dua puluh tahun) dan denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat 1(satu) ditambah (1/3),” pungkasnya.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker