DAERAHHALMAHERA UTARAKONTROLMALUKU UTARA
Trending

DI HALMAHERA UTARA, DPRD BERSAMA MAHASISWA TOLAK UU CIPTA KERJA

Laporan : Ahmad R Idin (Biro Halut/ JMSI),

Editor : Mahmud Marhaba

MALUKU UTARA [KP] – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mendapat desakan dari mahasiswa terkait pernyataan penolakan UU Omnibus Law atau UU Cipta Kerja . Secara kelembagaan, DPRD Halut sepakat bersama mahasiswa untuk menolak UU Cipta Kerja, pasalnya UU tersebut dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Ketua Cabang PMII, Rusda Lakohe pada saat hearing bersama DPRD menyebutkan bahwa DPRD menolak UU Cipta Kerja yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

“Tuntutan kami hanya satu yakni mendesak DPRD Halut untuk mengeluarkan sikap resmi kepada DPR RI,” ucap Rusda, Senin (12/10/2020).

Menanggapi desakan penolakan dari Mahasiswa terhadap UU Cipta Kerja, Wakil Ketua DPRD Halut, Wilem Manery, bahwa DPRD bersepakat dengan mahasiswa untuk menolak UU ini.

“Sikap DPRD mendukung teman-teman mahaiswa untuk menolak UU ini (cipta kerja), dan kami akan menyurati secara resmi dalam waktu dekat kepada DPR RI,” kata Wilem.

Selain Wilem, Wakil Ketua Komisi I, Berti Sikawai juga menambahkan bahwa UU Cipta Kerja dalam penyusunnya di DPR RI tidak partisipatif sehingga harus ditolak, dan DPRD Halut secara kelembagaan bersepakat dengan mahasiswa.

“Penyusunan UU Cipta Kerja oleh DPR, tidak partisipatif, olehnya itu, secara resmi kami DPRD menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI,” ungkap Wilem dengan tegas.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker