BOALEMOHUKRIM

BUPATI DARWIS DIPOLISIKAN, ORANG TUA KORBAN JUSTRU BELA BUPATI

Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

BOALEMO [KP] – Tuduhan kasus penganiayaan yang dilakukan Darwis Moridu sepuluh tahun silam membuat temperatur suhu politik di Boalemo menjadi tinggi.

Seorang aktivis Boalemo, Noldi Biya dalam konfrensi pers menyampaikan, bahwa dirinya sangat menyayangkan atas gerakan politik serta tuduhan penganiayaan yang membuat Politisi nomor satu di Boalemo itu tidak lagi fokus menjalankan roda Pemerintahan di Daerah yang dipimpinnya.

Noldi menambahkan bahwa penerapan pasal yang diberlakukan pada Pra Peradilan sangat tidak berdasar, karena antara keluarga korban dan pelaku yang telah di tuduh itu sudah lama berdamai.

Menanggapi hal tersebut, akhirnya pasangan suami istri, Arif Idrus dan Hamuri Sako selaku orang tua korban angkat bicara.

Orang tua Korban tersebut mengaku bahwa persoalan ini sudah lama diselesaikan secara damai  melalui musyawarah sehingga tidak ada lagi sedikit pun keberatan untuk melanjutkan masalah ke jalur hukum.

Amiyatiya madiddu moyingo atau o cita cita meyingo deli Haji Daru (kami tidak lagi marah kepada haji Daru),” Ungkap keluarga almarhum.

Kedua orang tua korban itu meneruskan keterangannya, bahwa mereka juga mengaku saat berada di rumah di desa Kota Raja, di jemput oleh beberapa orang dengan menggunakan mobil dan di bawah ke Tilamuta, ditempatkan di rumah salah seorang mantan Aleg Provinsi Gorontalo serta di paksa untuk menandatangani surat pernyataan yang mereka tidak ketahui isi kalimatnya.

Tak hanya itu, dalam nada yang sama, Arif Idrus dan Hamuri Sako menyampaikan bahwa apapun persoalan yang dituduhkan kepada Bupati Darwis Moridu, atas nama orang tua korban, pihaknya tidak lagi keberatan dan mengaku berpihak pada Bupati Darwis Moridu tanpa ada tendensi apapun.

Tampaknya, Bupati Darwis Moridu sedang menghadapi tekanan Politik dan beban psikologi yang sangat berat. Noldi mengatakan bahwa tuduhan kepada Bupati Darwis sudah bersalah sangat tidak beralasan, dan tentunya hal ini sangat tidak adil, karena persoalan tersebut sudah selesai melalui musyawarah bersama keluarga korban.

“Kepedulian kami sebagai masyarakat Boalemo terhadap Khalaifah, Bupati Boalemo yang hari ini telah di tuduh melakukan penganiayaan yang seharusnya persoalan hukum ini sudah selesai sepuluh tahun yang lalu,” paparnya.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker