GORONTALOJAKARTA
Trending

RACHMAT GOBEL BERI PERHATIAN HASIL KARYA SENI ALM RISNO AHAYA DAN KELUARGANYA

Laporan : Tim Kabar Publik (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

JAKARTA [KP] – gorontalo berduka atas berpulangnya Risno Ahaya, sosok yang dikenal karena kelihainya memainkan  musik tradisional gambus Gorontalo. Bukan hanya itu, syair pantun, dana-dana,  pa’iya lohungo lo Po’I dan lainnya mengalir tersusun rapi membuat setiap orang yang mendengarnya kagum dan terhibur.

Meski dalam keterbatasan diri, Almarhum mampu menjaga konsitensinya terhadap musik tradisional yang kini mulai ditinggalkan oleh generasi muda Gorontalo.  

“Innalillahi waiina illahirojiun, atas nama pribadi dan keluarga Gobel serta  Partai Nasdem,  kami mengucapkan belasungkawa dan duka cita mendalam atas meninggalnya alm. Risno Ahaya,” ungkap Rachmat Gobel dalam releasenya kepada media ini.

Wakil Ketua DPR RI ini mengakui jika sejak semalam dirinya mendapatkan kabar atas berita duka meninggalnya almarhum  Risno Ahaya. Bagi Rachmat Gobel dan masyarakat Gorontalo, sosok Alm tidak asing lagi dan sudah dianggap legenda musik gambus tradisional khas Gorontalo.

“Meskipun dengan keterbatas fisik namun Karya-karya alm dalam mengangkat dan melestarikan budaya Gorontalo melalui musik gambus melampaui batas kemampuan orang-orang biasa. Saya sering mendengar syair-syair Alm, apakah itu dalam bentuk pantun, dana-dana,  pa’iya lohungo lo Po’I dan lainnya yang diiringi petikan gambus Alm,” kata Rachmat Gobel sambil menegaskan jika hasil karya Alm  bukan saja sebagai hiburan bagi kalangan tertentu, tetapi juga mengandung pesan-pesan moral bagi kehidupan dan kemanusiaan.

“Saya merasa kehilangan atas sosok almarhun yang konsisten dalam melestarikan budaya Gorontalo. Sudah jarang dijumpai bahkan mulai berkurang orang-orang yang konsen dalam melestarikan karya budaya Gorontalo. Apalagi bagi generasi muda, mulai tidak tertarik dengan seni yang bernuansa budaya lokal dan malahan lebih menyukai seni budaya asing yang bertentangan dengan nilai-nilai bangsa kita,” kata Wakil Ketua DPR RI itu.

Kata Rachmat lagi, Ini adalah tantangan bagi kita semua dan pemerintah khususnya masyarakat Gorontalo. Bagaimana karya-karya seni  budaya Gorontalo seperti  pantun, dana-dana, dan lain-lain tetap terjaga  dan dilestarikan, misalnaya dengan membuat program-program yang tepat dan berkelanjutan yang berkaitan dengan warisan budaya Gorontalo.

“Kita bisa membuat event-event seni budaya dan pameran produk-produk ekonomi bernuansa kearifan local, sehingga bisa menghasilkan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat Gorontalo, disamping tetap melestarikan nilai-nilai budaya,” tegas Racmat Gobel yang bisa disapa KK RG.

“Sebagai ungkapan respek dan apresiasi saya kepada almarhum Risno Ahaya, kami akan memberikan perhatian terhadap karya-karya seni budaya yang telah dirintis dan dilakukan almarhum semasa hidupnya. Pemerintah dan Kita semua punya tanggung jawab terhadap istri dan anak-anak  almarhum. Almarhum telah meninggalkan legacy untuk kita dan generasi Gorontalo,” tegas Rachmat Gobel kepada kabarpubli.id Kamis (13 Agustus 2020).#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker