OPINI

CIANJUR JABAR, SURGA KAYA POTENSI YANG TERSEMBUNYI

Oleh: Hasan Munadi, S.Pd (Kontributor KP-Jabar)

SAYA akan bercerita perjalanan pulang setelah lama tak pulang ke kampung halaman.

Perjalanan pulang saat ini saya lakukan dengan kembali pada pangkuan kehangatan kedua orangtua tepatnya di Kampung Ciherang Desa Margaluyu Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat.

Dari perjalanan ini saya yang asli Cianjur ternyata harus banyak belajar lagi tentang Cianjur, begitu luasnya Cianjurku dengan berbagai macam potensinya, mulai dari potensi pertaniannya, peternakan sampai pendidikan yang masih terus memerlukan perhatian peran pembangunan yang selalu pemerintah gemborkan agar dapat berkembang sampai dapat mensejahterakan.

Setelah sekitar empat tahun terakhir tidak pulang ternyata perkembangannya masih begitu saja tidak signifikan tak terlihat progresifitas yang seharusnya sudah terlahir kemajuan, tak perlu jauh-jauh membahas ketertinggalan pembangunan sumberdaya alam sampai pembangunan sumberdaya manusianya, kita analisa satu hal saja infrastruktur jalan.

 Ada hal yang ingin saya sampaikan dalam tulisan kali ini hasil refleksi perjalanan pulang, Cianjur saat ini sedang menghadapi kontestasi menuju Pilkada walaupun ditengah pandemi jarus tetap melaksanakan proses memilih pemimpinnya di tingkat kabupaten yang sudah mulai ramai masyarakat membicarakan juga proses yang sedang berjalan.

Saya hanya ingin menyampaikan kepada para bakal calon kandidat yang sudah memasang iklan branding dirinya jauh-jauh hari yang saya lihat begitu merebaknya sepanjang perjalanan mulai dari perbatasan antar kabupaten sampai ke kampung halaman. Bagi saya untuk para kandidat ke depan tak perlu memgumbar janji sana-sini tiba-tiba mendekati masyarakat, bila nanti ketika sudah jadi tak mampu untuk menepati. Cukup lihat saja realita dilapangan apa yang masyarakat butuhkan lalu nanti ketika sudah jadi realisasikan.

Satu hal saja, pembangunan fasilitas jalan yang ada masih begitu terabaikan masih banyak jalanan yang rusak sampai pelosok, sudah berkali kali berganti pemimpin, jalanan itu tak kunjung mendapat perbaikan. Padahal ketika fasilitas jalan sudah bagus maka aktifitas produktifitas masyarakat akan optimal sehingga pintu kesejahteraan bagi masyarakat terbuka lebar:

1. Ekosistem perekonomian masyarakat akan lancar sehingga masyarakat tak perlu lagi mengundi nasib pergi ke kota hanya untuk mencari nafkah, cukup tinggal di kampung saja mengolah hasil alamnya yang di dukung dengan fasilitas jalan yang baik maka ekosistem itu akan tertopang berjalan dengan baik. Perekonomian kerakyatan tidak hanya menjadi bahan pembicaraan akan tetapi di topang oleh infrastruktur yang baik sehingga mobilitas dari desa ke kota lancar.

2. Sektor kesehatan masyarakat akan terlayani dengan baik, ketika fasilitas infrastruktur jalannya sudah bagus maka masyarakat yang sedang sakit tidak akan lagi ada alasan untuk tidak mendapatkan pelayanan kesehatan karena jalanan rusak sehingga menambah rasa sakit ketika di berangkatkan ke rumah sakit.

3. Anak anak sebagai penerus perjuangan bangsa mendapatkan pelayanan pendidikan dengan baik, ketika fasilitas jalannya sudah baik. Maka tidak ada alasan lagi anak tidak sekolah karena ketika musim hujan jalanan becek bahkan tertimbun longsor, dan harus melewati perjalanan yang begitu terjal. Begitupun para pengelola pendidikan akan sangat dimudahkan untuk berangkat ke lembaga pendidikan dalam rangka mencerdaskan.

Itulah yang ingin saya sampaikan hasil refleksi perjalanan pulang ke kampung halaman, tentunya diluaran sana masyarakatpun sangat mengharapkan pembangunan jalan ini dapat terealisasikan dengan baik sehingga dapat menopang terciptanya kesejahteraan, saya berharap kekayaan potensi Cianjur dapat terolah dengan baik atas peran dari semua pihak. #*[KPJabar].

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
62

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker