CIMAHIJABARKONTROL
Trending

FANTASTIS, PENGADAAN SPANDUK DAN BALIHO COVID-19 SE-KOTA CIMAHI TEMBUS 136 JUTA

Laporan : Roni Mulyana (JMSI), Editor : Jumadi / Mahmud

CIMAHI [KP] – Dinas Komunikasi Informasi Kearsiapan dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Kota Cimahi alokasikan anggaran Rp 136 Juta untuk media Informasi dan edukasi berupa spanduk dan baligho yang berisikan himbauan mematuhi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Peringatan Zona Merah yang disebar di tiga kecamatan, lima belas kelurahan sampai ke 312 RW se-Kota Cimahi.

Kepala Diskominfoarpus Kota Cimahi, Hardjono yang ditemui dikantornya, menyebutkan penggunakan anggaran Dana Tidak Terduga (DTT) sebesar Rp 86 juta untuk spanduk Covid yang dipasang dibeberapa titik di Cimahi.

“Diskominfo menggunakan anggaran DTT sebesar 86 juta rupiah untuk mencetak spanduk Covid yang didistribusikan ke RW-RW itu 312 RW diberikan kemudian 15 kelurahan dan 3 kecamatan serta baligho dibeberapa titik,” terangnya kepada wartawan kabarpublik.id, Sabtu (27/05/2020).

Menurut Hardjono, dikarenakan Cimahi dikategorikan sebagai Zona Merah kemudian Diskominfo diminta Gugus Tugas untuk mencetak spanduk dan baligho yang kemudian menganggarkan sebesar 50 juta.

“Kemarin karena Cimahi masuk Red Zone atau zona merah gugus tugas memberi tugas lagi untuk sosialisasi zona merah ke masyarakat. Kita diminta membuat spanduk dan baligho zona merah lagi karena itu kami meminta lagi anggaran 50 juta untuk mencetak baligho dan spanduk,” jelasnya.

Hardjono menegaskan penggunaan anggaran DTT untuk pencetakan spanduk dan baligho bukan stiker.

“Jadi anggaran DTT Diskominfo untuk mencetak spanduk dan baligho,” pungkasnya. #[KPJabar]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker