BOALEMOGORONTALO

DI BOALEMO, BLT-DD 600.000 DISALURKAN HANYA UNTUK MASYARAKAT YANG BELUM TERSENTUH BANTUAN SOSIAL, INI KRITERIS LAINNYA

Laporan : Nurman Ismail (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

BOALEMO [KP] – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang menjadi program pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19, terus disalurkan oleh pemerintah daerah Boalemo.

Kadis Sosial dan PMD, Ulkia Kiu, SE, M,Si, saat ditemui wartawan kabarpublik id, Biro Boalemo, Rabu (20/05/2020) menyampaikan bahwa masyarakat yang berhak Menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) adalah masyarakat yang pendapatannya sebulan di bawah dari Rp.600.000.  dirinya juga menegaskan bahwa penerima bantuan langsung tunai senilai Rp.600.000 yang di anggarkan dari Dana Desa (BLT – DD) hanya di peruntukkan bagi masyrakat yang belum tersentuh oleh bantuan sosial lainnya

“Yang pasti jangan ganda. Kalau dia sudah terima Sombako, PKH, BLT daerah, BPMT, itu tidak berhak dapat BLT-DD,” ungkap Kadis Ulkia Kiu, sambil menegaskan jika bantuan sosial BLT – DD pada prinsipnya berbasis keluarga.

“Bantuan ini berbasis keluarga, semua akan dilihat di kartu keluarga (KK), misalnya saya kepala keluarga, dan saya sudah dapat bantuan PKH, jadi biar ada keluarga saya yang punya penyakit kronis itu tidak akan dapat lagi,” ujar Kadis Ulkia Kiu.

Hal yang senada juga disampaikan Kepala Seksi Perlindungan Jaminan Sosial (Limjamsos) bahwa ada tiga kriteria penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) yaitu, orang susah yang terkena dampak langsung Covid-19, orang yang menderita penyakit kronis menahun, dan tidak pernah mendapat bantuan sosial lainnya,

Lebih lanjut Kepala Seksi Perlindungan Jaminan Sosial (Limjamsos) menyampaiakn bahwa bagi masyarakat yang mempunyai pekerjaan pendapatannya sebulan minimal Rp.600.000 ke atas yang di biayai oleh pemerintah tidak akan berhak menerima bantuan BLT-DD

“PNS, atau perangakat desa, sepanjang dia dibiayai oleh negara, APBN, APBD, APB-DES dengan gaji minimal 600.000/bulan tidak berhak dapat, yang dikasih bantuan itu yang berpendapatan di bawah Rp. 600.000. LPM bisa sih, karna gajinya Rp.500.000, Dasa Wisma, Guru Ngaji boleh, kalau PAUD 750.000, itu tdk boleh,” ungkap kapala Seksi Limjamsos.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker