OPINI

[OPINI] : REVITALISASI SPIRIT KEBANGKITAN NASIONAL

Penulis : Drs Tatang Sudrajat S.Ip,M.Si (Dekan Fisip USB YPKP)

PERJUANGAN rakyat Indonesia sabagai satu nation, satu bangsa, untuk merebut kemerdekaan, diawali dengan lahirnya Budi Utomo 20 Mei 1908..Spirit perjuangan ini menemukan penegasan dengan ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, dan mencapai kulminasinya pda Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Setelah jdi bangsa merdeka, berdirinya Budi Utomo kemudian diperingati sebgai Hari Kebangkitan Nasional..

Spirit kebangkitan nasional tidak lain adalah terus menyala dan berkobarnya rasa dan semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan bangsa, jiwa patriotisme, pantang menyerah, serta rela berkorban yang harus terus dipelihara dan dikembangkan. Pada setiap tonggak perjuangan bangsa ini, peran generasi muda sangat strategis dan menentukan. Tentu saja, makna dan wujud perjuangan saat ini, khususnya setelah 75 tahun jadi bangsa merdeka, ada transformasi tetapi tidak mengubah esensi.

Dulu, perjuangan untuk merebut kemerdekaan. Sekarang, perjuangan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan nasional di berbagai bidang. Pembangunan nasional ini tidak lain tidak bukan adalah untuk terwujudnya cita-cita nasional sebagaimana tersurat dalam alinea ke 2 Pembukaan UUD 1945. Tegasnya, Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Tantangan dan permasalahan dari waktu ke waktu untuk mewujudkan hal tersebut, makin besar dan kompleks..

Korupsi dengan segala bentuknya, kejahatan narkoba, terorisme dan radikalisme yang bermotif agama, hoaks dan ujaran kebencian, perilaku rasis jelas menghadang di hadapan kita. Di sinilah makna, hakikat dan esensi Kebangkitan Nasional menemukan tempatnya untuk disegarkan kembali, direvitalisasi, ditransformasi dalam bentuk yang lebih baru, lebih kompatibel dengan tuntutan era global, elan revolusi industri 4.0.

Revitalisasi semangat Kebangkitan Nasional, khususnya pada generasi muda sebagai ahli waris perjuangan bangsa perlu dipertegas. Salah satu medianya adalah pendidikan tinggi yang mensyaratkan hadirnya sosok dosen sebagai pendidik yang mampu terus menggelorakan semangat tersebut. Dengan itulah, mahasiswa sebagai bagian integral dari generasi muda dan bangsa Indonesia dapat makin berperan dalam pembangunan nasional.

Dengan ini, maka Bangsa Indonesia dapat bangkit untuk terus berjuang menuju kehidupan yang lebih baik..Saat ini, perjuangan yang paling nyata adalah perang melawan pandemi Covid 19. Kita harus menang. Bravo Bangsa Indonesia.##

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
26

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker