BUOLSULTENG
Trending

INI PESAN SALAH SATU KELURGA PASIEN COVID-19 KABUPATEN BUOL

Laporan : Taufik Dj Panua (JMSI), Editor : Mahmud Marhaba

BUOL [KP] – Konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Buol terus meningkat, melalui update data tim gugus tugas penanganan Covid-19, Minggu, 10 Mei 2020 bahwa yang terkorfirmasi positif Covid-19 berjumlah 36 orang.

Menyikapi hal tersebut pemerintah daerah dan tim gusus tugas penanganan covid-19 terus berupaya menekan laju perkembangan covid-19 di Kabupaten Buol. Upaya tersebut diantaranya, melakukan tracing terhapan warga yang diduga telah melakukan kontak dengan pasien positif covid, pemberlakuan jam malam mulai pukul 20.00 sampai 06.00 wita sampai dengan usulan PSBB yang telah disetujui oleh Menteri Kesahatan dengan surat keputusan nomor HK. 01.07/MENKES/300/2020.

Semua usaha itu diharapkan dapat menekan laju penyebaran covid-19. Namum disisi lain berbagai tudingan muncul terhadap pemerintah, seperti penangan pasien covid-19 yang tidak optimal.

Menyikapi hal tersebut salah satu keluarga pasein yang terkorfirmasi positif covid, Dai Rauf memberikan keterangan kepada media kabarpublik.id Senin (11/05/2020).

Saudara-saudaraku masyarakat Buol, kata Dai Rauf, khususnya umat Islam, teristimewa kepada saudara saudara pasien positif dan keluarga.

“Sebagai salah satu anak dari pasien positif, saya turut prihatin dan turut merasakan atas apa yang menimpa kita. Tidak mudah untuk mendapat stigma sebagai keluarga pasien positif, mencari nafkah sehari-hari pun susah.  Namun saya berharap, kita tidak berputus asa, tetap optimis, dan terus berdoa semoga kita dapat melewati cobaan ini,” tutur Dai Rauf.

Dalam situasi ini, katanya lagi, kita harus terus mendukung langkah dan kebijakan pemerintah daerah dalam menangani pandemi ini. Sebab, tidak ada satupun manusia di kolong langit ini yang tidak merasakan dampak dari Covid-19. Sebab, virus ini benar benar baru dan pengetahuan kita atasnya sangat sedikit.

Lebih lanjut Dai Rauf menerangkan, olehnya, sebagai salah satu keluarga pasien positif Covid-19, saya berharap kita harus saling memberi suport, sudahi perdebatan yang tidak perlu, apalagi jika menyebar Hox yang hendak memecah bela kita sebagai orang Buol. Saya yakin langka pemda untuk kebaikan kita bersama. Tidak untuk mendiskriminasi satu kelompok.

Bahwa masih banyak kelemahan disana sini, itu wajar sebab baru kali ini kita merasakan dampak virus yang sangat mematikan ini. Sampai hari ini alhamdulilah, Pemda masih terus memperhatikan dan mengulurkan bantuanya atas kami sebagai keluarga pasien positif. Hal itu yang memberi kami kekuatan untuk dapat melewati hari hari yang penuh cobaan ini.

Semoga Allah SWT memberikam kita kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ini. Sembari kita harus terus menebar pesan positif khususnya kepada keluarga/saudara kita yang positif untuk optimis bahwa kita akan sembuh dan beraktifitas seperti sedia kala.

Tak baik untuk saling menyalahkan dalam situasi seperti ini, alangkah baiknya kita saling berkerjasama, saling mendengarkan, dan juga tidak mementingkan ego pribadi atau kelompok.

“Saya yakin pandemi in akan segera berlalu, jikalau kata saling bahu-membahu tak pandang ras, suku dan Agama karena ‘kito  morligutat’,” tutupnya.#[KP]

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
10
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker