OPINI

[OPINI] : KESADARAN, KEJUJURAN, KEPATUHAN DAN COVID-19

Oleh; Ani M. Hasan,

(Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Gorontalo)

DENGAN adanya pengumuman Bapak Gubernur Rusli Habibie, 9 April 2020 bahwa hasil Swab test salah satu pasien 01 Rumah Sakit Aloe Saboe Gorontalo positif COVID-19 membuat masyarakat panik. Kepanikan masyarakat ditunjukkan dengan berbagai komentar di WAG, IG, FB seperti “Pica Telur Gorontalo”, adanya penyebaran berbagai video, berbagai rekaman dan sebagainya. Hal ini menunjukkan adanya kekesalan warga.

Gorontalo adalah satu-satunya daerah yang aman dari kontaminasi Covid-19 sampai dengan 09 April 2020. Kerjasama yang baik antara Pemerintah Propinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa bahkan sampai ke dusun-dusun sudah sangat intens dalam rangka pencegahan Covid-19.

Pada perbatasan wilayah antar propinsi sangat ketat pemeriksaannya, di Bandar Udara Jalaluddin, Pelabuhan Laut bahkan si setiap perbatasan kelurahan/desa terdapat Posko Covid-19. Upaya pemerintah sudah sangat luar biasa, baik upaya pencegahan terhadap kontaminasi Covid-19 maupun upaya pemberian bantuan kepada masyarakat akibat Dampak Covid-19. Selain pemerintah, organisasi-organisasi pun bergerak membantu masyakarat akibat dampak Covid-19. Berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah, organisasi bahkan masyakarat luas, namun butuh kesadaran dari diri sendiri, kejujuran dan kepatuhan.

Berbagai berita, instruksi dan hal-hal lain tentang Covid-19 dari segi bahayanya dan cara pencegahan, telah beredar namun, apabila kita sendiri sebagai mahluk individu dan mahluk sosial tidak memiliki kesadaran diri maka semua upaya yang telah diinformasikan tersebut nihil. Artinya harapan-harapan untuk tidak terkontaminasi Covid-19 itu gagal.

Selain kesadaran diri juga perlu adanya kejujuran kita. Apabila kita tahu bahwa diri ini pernah dari luar daerah, pernah mengikuti suatu kegiatan yang diikuti oleh banyak orang dari berbagai daerah selama beberapa hari, maka sekembalinya dari kegiatan tersebut kita harus jujur melapor ke posko penanganan Covid-19 di daerah kita.

Untuk tidak menyusahkan orang lain terutama pemerintah dan para petugas kesehatan kita harus sadar diri, jujur, juga harus patuh.  Kepatuhan terhadap instruksi pemerintah ini nampak diabaikan. Masyarakat kita terbiasa nanti ada hukuman baru akan dilaksanakan perintah. Sepanjang belum nampak apa hukumannya maka perintah tersebut belum diindahkan. Nah, ini menunjukkan pendidikan karakter kita masih kurang sejak dini. Kepatuhan jika terbiasa sejak dini, maka ketika sudah dewasa enggan berbuat pelanggaran-pelanggaran.

Oleh karena itu pentingnya pendidikan karakter sejak dini kepada anak cucu kita agar terbiasa jujur dan patuh pada aturan yang ada.##

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
86
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker